Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Sulsel

Edukasi Pencegahan Dini Stunting, Disketapang Sulsel Harap dapat Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pola Makan Seimbang

551
×

Edukasi Pencegahan Dini Stunting, Disketapang Sulsel Harap dapat Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pola Makan Seimbang

Sebarkan artikel ini
Edukasi Pencegahan Dini Stunting, Disketapang Sulsel Harap dapat Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pola Makan Seimbang
Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Dinas Ketapang Sulsel, Kemal Redindo Syahrul Putra membuka Kegiatan Edukasi Pencegahan Dini Stunting melalui Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2024 di Kabupaten Bulukumba belum lama ini.

MAKASSAR—Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Dinas Ketapang Sulsel, Kemal Redindo Syahrul Putra membuka Kegiatan Edukasi Pencegahan Dini Stunting melalui Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2024 di Kabupaten Bulukumba belum lama ini.

Sekdis Ketapang Sulsel mengatakan, kegiatan Pencegahan Dini Stunting melalui Konsumsi Pangan ditempatkan di Kabupaten Bulukumba dengan peserta sebanyak 60 orang dari 3 kabupaten.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba beserta jajarannya yang telah memfasilitasi kegiatan ini, terima kasih kepada para narasumber yang berkenan hadir, berbagi ilmu dan pengalamannya, dan terima kasih juga kepada seluruh peserta yang telah hadir untuk mengikuti kegiatan ini. B2SA ditempatkan di Kabupaten Bulukumba dengan peserta sebanyak 60 orang dari 3 kabupaten yaitu Bulukumba, Bantaeng dan Sinjai,” ujar Kemal.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membudayakan pola konsumsi pangan B2SA sebagai upaya pencegahan dini stunting dan mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah dan menyajikan menu di tingkat rumah tangga.

Edukasi Pencegahan Dini Stunting, Disketapang Sulsel Harap dapat Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pola Makan Seimbang
Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Dinas Ketapang Sulsel, Kemal Redindo Syahrul Putra membuka Kegiatan Edukasi Pencegahan Dini Stunting melalui Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2024 di Kabupaten Bulukumba belum lama ini.

Berdasarkan data Susenas Tahun 2023 menggambarkan bahwa pola konsumsi pangan masyarakat Sulawesi Selatan kurang beragam dari jenis pangan dan keseimbangan gizinya.

Konsumsi masyarakat masih didominasi oleh pangan karbohidrat, tinggi lemak, namun rendah protein hewani dan nabati, serta vitamin dan mineral.

Hal ini disebabkan karena masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi pangan B2SA.

Ketidakseimbangan porsi dalam konsumsi dapat menyebabkan masalah gizi diantaranya kekurangan gizi (stunting, wasting dan gizi buruk), kelebihan gizi (overweight dan obesity) serta kekurangan gizi mikro (anemia).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan secara masif peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi pangan B2SA.

Lebih jauh Sekdis Ketapang Sulsel mengaku, untuk mendukung kegiatan pencegahan dini stunting di Sulawesi Selatan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan melakukan sosialisasi, promosi, edukasi dan pemberdayaan.

“Kelompok masyarakat itu melalui kegiatan Pengembangan Desa B2SA melalui Rumah Pangan B2SA, Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan (OPLP), B2SA Goes To School dan Edukasi Pencegahan Dini Stunting melalui Konsumsi Pangan B2SA di Kabupaten/Kota,” paparnya.

Dia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan ini dirancang untuk dapat membekali peserta dengan materi yang akan sangat membantu dalam menjalankan tugasnya.

“Kita memberikan materi mulai cegah Stunting dengan Pola konsumsi Pangan B2SA, Hidup Sehat, Aktif dan Produktif melalui Konsumsi Pangan B2SA dan Praktek Pengolahan Menu B2SA, sehingga peserta diharapkan memahami dan lebih terampil dalam melakukan pengolahan dan penyediaan menu B2SA,” tambahnya.

“Harapan lain dari terselenggaranya kegiatan ini agar peserta dapat menerapkan dan mensosialisasikan pentingnya pola konsumsi pangan B2SA kepada masyarakat di wilayahnya,” pungkas Kemal. (*/4dv)

Edukasi Pencegahan Dini Stunting, Disketapang Sulsel Harap dapat Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pola Makan Seimbang
Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Dinas Ketapang Sulsel, Kemal Redindo Syahrul Putra membuka Kegiatan Edukasi Pencegahan Dini Stunting melalui Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2024 di Kabupaten Bulukumba belum lama ini.
error: Content is protected !!