PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Merok Toraja Utara, Tradisi Adat yang Memikat Wisatawan Asing • Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Wamenaker Ajak Kampus Berkolaborasi • Nusantara Infrastructure Gelar Makassar Hybrid Race 2026, Targetkan 1.500 Peserta • IAS Minta Kader Golkar Sulsel Aktif di Medsos dan Peka Suara Rakyat • Kemenekraf Kembangkan Tenun Toraja Jadi Fesyen Modern • CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Siapkan Rekrutmen PNS Tahun Ini • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Merok Toraja Utara, Tradisi Adat yang Memikat Wisatawan Asing • Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Wamenaker Ajak Kampus Berkolaborasi • Nusantara Infrastructure Gelar Makassar Hybrid Race 2026, Targetkan 1.500 Peserta • IAS Minta Kader Golkar Sulsel Aktif di Medsos dan Peka Suara Rakyat • Kemenekraf Kembangkan Tenun Toraja Jadi Fesyen Modern • CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Siapkan Rekrutmen PNS Tahun Ini •
Sulsel

Disketapang Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

510
×

Disketapang Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Disketapang Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2025, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

MAKASSAR—Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2025, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis (27/2/2025) hingga Jumat (28/2/2025) di halaman Kantor Dinas Ketapang Sulsel, Jalan Ir. Ratulangi, Makassar ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan memastikan pasokan pangan tetap aman.

Kepala Dinas Ketapang Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, mengungkapkan bahwa GPM ini merupakan respons terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas strategis.

Menurut pantauan panel harga, terjadi peningkatan signifikan antara 0,4 hingga 15 persen pada sekitar dua puluh komoditas, termasuk cabai rawit merah, cabai merah besar, ikan bandeng, dan minyak goreng.

“Beberapa komoditas ini sudah masuk kategori waspada, dan kami berupaya menstabilkannya melalui GPM,” ujar Arsjad.

Kenaikan harga ini, lanjut Arsjad, dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan di tengah keterbatasan produksi. Oleh karena itu, GPM menjadi salah satu instrumen efektif untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Sulsel.

“Kami bersyukur, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, baik OPD terkait di Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, maupun vendor,” tambahnya. Ia juga berharap pemerintah kabupaten/kota lain dapat mengikuti langkah ini.

Dalam GPM ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Beberapa di antaranya adalah beras medium (Rp12.400-Rp14.000 per kg), gula pasir (Rp17.300 per kg), bawang merah (Rp22.000 per kg), dan cabai rawit (Rp58.000 per kg).

Selain itu, tersedia pula Minyakita, telur ayam, daging ayam, serta berbagai produk olahan dan segar lainnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com