MAKASSAR—Fokus dan target menjadi kunci sukses bagi Aryandi Kaimuddin, Branch Manager Haka Auto BYD Makassar. Hal itu diungkapkannya dalam podcast Orang Bicara by Mediasulsel.com yang dipandu oleh Ambang Yunisworo bersama co-host Andry Mardian, yang pengambilan gambar podcast ini dilakukan di Showroom BYD Karebosi, Jl. Jendral Ahmad Yani Makassar, Rabu (15/10/2025) lalu.
Putra asli Makassar ini meniti karirnya dari bawah. Dibesarkan tanpa sosok ayah sejak usia 7 tahun, Aryandi banyak belajar tentang kerja keras dan kejujuran dari sang ibu serta inspirasi dari kakak-kakaknya. “Pelajaran terbesar dari ibu adalah kerja keras dan jujur. Itu jadi modal utama saya sampai sekarang,” ungkapnya.
Perjalanan kariernya berawal di Kalla Group, kemudian berlanjut ke Yamaha, kembali ke Kalla, dan kini menakhodai BYD—perusahaan mobil listrik terkemuka dunia. Rasa ingin tahunya yang tinggi membuatnya terus belajar, bahkan mengikuti program Mini MBA di SBM ITB untuk memperdalam ilmu manajerial.
Menurut Aryandi, kesuksesan bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari fokus dan target yang jelas. “Sejak kuliah saya sudah menetapkan target lulus empat tahun dengan IPK minimal 3.0. Itu penting karena IPK tinggi membuka peluang kerja lebih besar,” tuturnya.
Ia mengaku selalu tertantang dengan hal-hal baru dan menjadikan setiap target sebagai motivasi untuk tumbuh. “Saya suka tantangan. Kalau tidak menantang, berarti tidak berkembang,” katanya.
Sebagai pemimpin BYD di Makassar, Aryandi menghadapi tantangan besar: mengubah mindset masyarakat dari kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik. “Masih banyak yang ragu, terutama soal daya tahan dan kemampuan menanjak,” ujarnya.
Untuk mengatasi hal itu, ia mengandalkan pendekatan langsung—mengajak calon konsumen test drive agar mereka bisa merasakan performa mobil listrik.
Selain ramah lingkungan, mobil listrik juga jauh lebih hemat. Per 1 kWh sekitar Rp1.700 bisa menempuh 7,7 km. Jadi 70 km hanya butuh biaya sekitar Rp 17 ribuan. Pajak tahunannya pun cuma sekitar Rp143 ribu, lebih murah dari motor,” jelasnya.
Di balik kesibukannya, Aryandi tetap menomorsatukan keluarga. Ia memiliki prinsip no work call on Sunday. “Hari Minggu murni untuk keluarga,” katanya tegas.
Setiap pagi, ia juga menyempatkan diri mengantar anak ke sekolah sebagai bentuk quality time. Ia berusaha memisahkan urusan kantor dan rumah agar anak-anak tetap merasakan kehadiran ayahnya.
Tak hanya itu, ia juga mengenalkan dunia kerja kepada anak-anaknya agar memahami kesibukan orang tua. “Saya ingin mereka tahu bahwa kerja keras itu bagian dari tanggung jawab,” ujarnya.
Ke depan, Aryandi menargetkan BYD bisa masuk tiga besar penjualan mobil di Kota Makassar. Secara pribadi, ia juga berkeinginan menunaikan ibadah umrah bersama keluarga.
Kepada generasi muda, pesannya sederhana tapi kuat: “Fokuslah pada tujuanmu dan pastikan punya target jelas. Itu yang akan membawamu pada keberhasilan.”
Podcast Orang Bicara by Mediasulsel.com menyoroti figur-figur inspiratif seperti Aryandi yang membuktikan bahwa kerja keras, fokus, dan visi yang jelas bisa membuka jalan menuju puncak kesuksesan di dunia otomotif. (Ag4ys)
Simak video lengkapnya di:













