Geledah Kantor PUTR Sulsel, KPK Amankan Tiga Koper Barang Bukti
KPK melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel selama kurang lebih 5 jam, Selasa (2/3/2021).

MAKASSAR—Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel selama kurang lebih 5 jam, Selasa (2/3/2021).

Pengeledahan ini merupakan tindak lanjut penetapan Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M. Agr. (NA) sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi, berupa penerimaan hadiah atau janji dan gratifikasi.

Berdasarkan hasil penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK,mereka mengamankan beberapa barang bukti yang dimasukkan kedalam tiga koper.

Tiga koper itu diantaranya satu koper berwarna merah berukuran besar, serta dua koper warna hitam berukuran sedang dan kecil.

Koper yang diduga berisi sejumlah barang bukti berupa dokumen terkait pengadaan barang dan jasa serta sejumlah proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, kemudian dibawa dan di amankan di bagasi mobil mini bus dengan nomor plat DD1742 MP, dan Berplat B.

tim penyidik KPK yang berjumlah enam orang itu tidak memberikan komentar banyak.

“Untuk konfirmasi silahkan hubungi humas KPK, terimakasih,” ujar salah seorang penyidik KPK.

Kepala Dinas PUTR Provinsi Sulsel Prof Rudy Djamaluddin sendiri sempat terlihat datang ke kantor pagi-pagi. Namun, dia meninggalkan kantor sebelum pukul 09.00 wita. Sehingga pada saat tim dari KPK datang. Mereka tidak bertemu. (*)