PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Masyarakat
Makassar

Gerak Cepat Dinas PU Makassar Tangani Genangan Pasca Banjir

1563
×

Gerak Cepat Dinas PU Makassar Tangani Genangan Pasca Banjir

Sebarkan artikel ini
Banjir Makassar
Penanganan genangan oleh tim anti genangan Dinas PU Kota Makassar di Jalan Ir Juanda dan sekitarnya di wilayah Kelurahan Wala Walayya, Kecamatan Tallo, Sabtu (18/2/2023).

MAKASSAR—Penanganan genangan oleh tim anti genangan Dinas PU Kota Makassar di Jalan Ir Juanda dan sekitarnya di wilayah Kelurahan Wala Walayya, Kecamatan Tallo, Sabtu (18/2/2023).

Kadis PU Kota Makassar Zulhaesi Zubir menuturkan, genangan yang dikarenakan tingginya curah hujan mengakibatkan di beberapa ruas jalan, informasi adanya genangan ini di dapatkan setelah adanya laporan warga dan selanjutnya ditindak lanjuti untuk eksekusi oleh Tim Anti genangan.

“Untuk hari ini kami mengeksekusi genangan berdasarkan laporan warga yang masuk ke kami dan selanjutnya diteruskan ke Tim Anti-g adapun lokasi nya berada di Jalan Ir. Juanda yang dimana setelah kami melakukan survey sekilas yang di bantu pihak pemerintah setempat (Ketua RW). Maka ditemukan lah lokasi utama penyebab genangan tersebut yaitu pohon yang tumbang dan tembok warga,” tuturnya.

Tambah Zulhaesi merincikan, proses pengerjaannya diawali dengan pembersihan sampah, lalu menaikkan batang pohon yang tumbang serta membersihkan reruntuhan tembok bangunan warga yang dimana membutuhkan waktu sekira 2 Jam pekerjaan.

“Alhamdulillah akhirnya saluran kembali dapat berfungsi dengan baik, untuk lokasi tersebut sudah steril dari genangan dan pihak pemerintah setempat berterimakasih kepada Tim Anti-G khususnya dan DPU Makassar pada umumnya karena laporannya langsung ditanggapi dengan serius,” pungkasnya.

Zulhaesi mengintruksikan kepada Tim Satgas Drainase untuk mengatasi penyebab genangan yang terjadi di Kel. Wala-Walaya dan kami juga mengimbau kepada warga untuk tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat pembuangan sampah.

“Kami instruksikan kepada Tim Satgas Drainase untuk mengatasi penyebab genangan yang terjadi di Kel. Wala-Walaya dan kami juga mengimbau kepada warga untuk tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat pembuangan sampah,” jelasnya.

Adapun yang turun mengeksekusi genangan ini antara lain, Tim Anti-G (20 Orang) Bidang PSDA dan Drainase, PPTK Pengendalian SDA Dan Drainase, 1 Armada Pengangkut serta peralatan berupa Sisir Sampah, Jaring Sampah, Tali, Skop. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com