MAKASSAR—Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan. Kali ini, ribuan petugas kebersihan, linmas, hingga marbot masjid mendapatkan bantuan paket sembako dalam momen berbagi menjelang Hari Raya.
Sebanyak 7.640 paket sembako disalurkan di Lapangan Karebosi, Minggu (23/3/2025), sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja lapangan yang telah berkontribusi menjaga kebersihan dan keamanan kota. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Makassar dengan berbagai pihak, seperti BAZNAS, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sulsel, Bosowa Peduli, Kalla Grup, Dillah Grup, KADIN, HDCI, serta PD Parkir.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci dalam membangun Makassar yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga ajakan bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama.
“Acara ini kita gagas bersama untuk saling berbagi. Apalagi, menjelang hari raya, kebutuhan masyarakat tentu meningkat. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kita berharap program ini dapat meringankan beban mereka yang telah bekerja keras untuk kota ini,” ujar Munafri.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial serupa. “Kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan. Mari kita saling membantu dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, program bantuan ini akan diperluas untuk menjangkau kelompok pekerja sosial keagamaan. Pada 27 Maret 2025, Pemkot Makassar berencana menyalurkan paket sembako kepada guru mengaji, pemandi jenazah, imam masjid, mubaligh, dan penggali kubur.
“Insyaallah, ini akan menjadi agenda berkelanjutan agar lebih banyak masyarakat yang menerima manfaat,” kata Munafri.
Agar bantuan tepat sasaran, Pemkot Makassar membuka jalur aduan bagi masyarakat. Jika ditemukan penerima yang tidak berhak, laporan dapat disampaikan agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan semua berjalan transparan dan sesuai peruntukannya,” tegasnya.
Di akhir acara, Munafri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia berharap sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas terus terjalin demi kesejahteraan warga Kota Makassar.
“Kami sangat mengapresiasi para donatur yang telah membantu. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berlanjut demi kepentingan bersama,” pungkasnya.
Aksi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menjadi motor penggerak perubahan, membawa Kota Makassar menuju masa depan yang lebih baik. (70n/Ag4ys/4dv)













