PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Sulsel

Gubernur Sulsel & BPIP Komitmen Penguatan Ideologi Pancasila

1445
×

Gubernur Sulsel & BPIP Komitmen Penguatan Ideologi Pancasila

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel & BPIP Komitmen Penguatan Ideologi Pancasila
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi Wakil Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Hariyono di Rumah Jabatan, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Senin, 23 Mei 2022

MAKASSAR—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi Wakil Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Hariyono di Rumah Jabatan, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Senin, 23 Mei 2022.

Hadir juga pada kesempatan ini, Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Baby Siti Salamah, Direktur Perencanaan dan Kerjasama Diklat Sadono Sriharjo, Direktur Standardisasi dan Kurikulum Heri Hermawan serta Pejabat Fungsional Ahli Madya Mahnan Marbawi.

Pertemuan ini membahas koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan yang merupakan bagian dari tugas BPIP yang disinergikan dengan Pemprov Sulsel. Selian juga membahas standardisasi pendidikan dan pelatihan Pancasila.

Andi Sudirman juga menyampaikan kondisi yang ada di Sulawesi-Selatan, ia mengharapkan tercipta masyarakat ataupun organisasi masyarakat yang hidup berdasarkan hukum yang berlaku. Demikian juga tidak ada pemikiran atau upaya disintegrasi bangsa.

“Alhamdulillah penguatan nasionalisme dan upaya pencegahan dan mengatasi disintegrasi bangsa terus dilakukan bersama Forkopimda, Pemda, tokoh masyarakat dan juga masyarakat terus dilakukan,” kata Andi Sudirman.

Demikian juga semangat nasionalisme terus hadirkan dalam berbagai lapisan masyarakat termasuk di sekolah-sekolah untuk itu diperlukan dukungan dari BPIP menghasilkan semangat tersebut.

“Bagi kami begitu penting peranan teman-teman di BPIP ini untuk memberikan pemahaman Pancasila dan nasionalisme dengan baik. Sehingga menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan,” sebut Andi Sudirman.

Gubernur juga berharap agar perlunya dilakukan pengawasan dan pembinaan terhadap orgnisasi atau kelompok yang dapat menyebabkan perpecahan atau konflik di tengah masyarakat.

Sedangkan, Waka BPIP Hariyono menyampaikan bahwa pemahaman ideologi Pancasila sebagai ideologi bangsa penting termasuk untuk ganguan dari luar Indonesia.

“Ini menjadi upaya untuk menguatkan negara dan bangsa serta untuk mencegah ancaman-ancaman dari luar,” sebutnya.

Selain Andi Sudirman mengaku senang dengan pertemuan ini, Hariyono juga demikian. Dinilainya, memahami Pancasila dengan baik.

“Bicara dengan bapak itu enak, karena berpikir rasionalitas, dapat menggali Pancasila dengan baik, Presiden Soekarno itu juga orang teknik Pak Gub,”ucapnya.

Dijadwalkan, Waka BPIP juga akan membuka Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Organisasi Sosial dan Politik di Makassar, Sulawesi Selatan, 23-26 Mei 2022.

“Kami juga meminta dalam acara diklat kami meminta panitia dan peserta menggunakan pakaian adat,” sebut Baby Siti Salamah yang diapresiasi Gubernur, bahkan menanyakan jenis pakaian ada yang mereka kenakan masing-masing. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com