Advertisement - Scroll ke atas
Jeneponto

Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stop Stunting di Jeneponto dan Takalar

822
×

Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stop Stunting di Jeneponto dan Takalar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stop Stunting di Jeneponto dan Takalar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan evaluasi program Aksi Stop Stunting (ASS) di Desa Lengkese, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar, dan Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Selasa (19/8/2025).

JENEPONTO—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan evaluasi program Aksi Stop Stunting (ASS) di Desa Lengkese, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar, dan Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Selasa (19/8/2025).

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina. Ia menegaskan evaluasi dilakukan secara acak untuk memastikan program benar-benar berjalan sesuai standar.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Menu makanan sudah baik, hanya ada beberapa yang masih perlu penyesuaian. Misalnya wadah makanan harus standar stainless, menu nasi harus disesuaikan dengan usia anak, serta tindak cepat bagi anak yang membutuhkan rujukan karena penyakit penyerta,” jelas Andi Sudirman.

Menurutnya, percepatan penurunan stunting membutuhkan ketelitian dan keseriusan agar anak-anak mendapatkan asupan gizi layak dan tumbuh sehat.

Diketahui, program Aksi Stop Stunting menyasar 15.120 anak penderita stunting di 504 desa dengan masa pelaksanaan 59 hari. Selama periode itu, anak-anak penerima program mendapat makanan tambahan, edukasi gizi, dan pemantauan pertumbuhan oleh tim ahli.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan, Pemprov Sulsel mengerahkan lebih dari 1.000 Tim Pendamping Gizi Daerah (TPGD) serta melibatkan kader PKK desa yang juga mendapat insentif atas kontribusinya. (Y5l/4dv)

error: Content is protected !!