Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

MAKASSAR—Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mempertanyakan tujuan pembentukan tim transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi.

“Jadi niatnya membuat Tim Transisi seperti apa dulu,apa lagi dia ini akan kembali menjadi walikota untuk yang kedua kalinya,” ungkap Nurdin Abdullah saat ditemui Di kantor Gubernur Sulsel, Jumat (29/1/2021).

Ia menceritakan, dulu membentuk tim transisi Gubernur Sulsel karena mendapat laporan dari Penjabat Gubernur Sulsel, adanya defisit anggaran.

“Jadi dulu saya memang komunikasi dengan PJ Gubernur Sulsel yang saat itu dipimpin Soni Sumarsono. Dan waktu itu dia menyampaikan ada defisit Rp169 miliar. Saya sampaikan ke Beliau (PJ Gubernur) jika berkenan saya bantu menyisir program yang tidak strategis. Jadi Tim ini tugasnya untuk menutupi defisit,” sebutnya.

Gubernur Sulsel juga mengaku seharusnya jika ada yang mau dikomunikasikan, Walikota Makassar terpilih silaturahmi saja ke PJ Walikota.

“Seharusnya silaturahmi saja kalau ada hal yang ingin disampaikan atau dikomunikasikan oleh walikota terpilih sehingga lebih elegan,” ucapnya.

Orang Nomor satu di Sulsel ini mengingatkan jabatan hanya lima tahun sementara silaturahmi itu seumur hidup.

“Ingat jabatan hanya lima tahun, silaturahmi kita seumur hidup, jadi derajat tertinggi bukan kedudukan tapi silaturahmi,” pungkasnya. (*)