Beranda » Maros » Ikuti Ajang Forester Fest 2019, KPH Dinas Kehutanan Pamerkan Produk Binaan
Ikuti Ajang Forester Fest 2019, KPH Dinas Kehutanan Pamerkan Produk Binaan
Biro Humas Pemprov Sulsel Maros

Ikuti Ajang Forester Fest 2019, KPH Dinas Kehutanan Pamerkan Produk Binaan

MAROS – Forester Fest 2019 digelar IKA Kehutanan Unhas berlangsung pada 9-10 November 2019 di Hutan Pendidikan Universitas Hasanudin Bengo-Bengo Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros.

Acara yang digelar selama dua hari tersebut menyuguhkan acara Seminar Nasional tentang KPH dan Perhutanan Sosial.

Selain itu juga diadakan pameran Produk yang dihasilkan oleh masyarakat atau Kelompok Tani Hutan yang ada di Wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lingkup Sulawesi Selatan.

Seminar yang bertemakan “Memperkuat Sinergitas Interaksi Stakeholder dalam Mengakselerasi Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan dan Perhutanan Sosial” dilaksanakan di Gedung pertemuan Hutan Pendidikan Unhas Bengo Bengo.

Dibuka oleh Dr. Mujetahid, MP, IPU mewakili Dekan Fakultas Kehutanan Unhas dengan menghadirkan Pemateri dari Praktisi, Akademisi, NGO dan stakeholder terkait.

“Melalui Seminar Nasional ini diharapkan dapat menghasilkan buah pikir baru dan menjadikan seluruh peserta seminar termasuk Pemateri dapat menyamakan visi, gerak dan Program dalam upaya akselerasi dan percepatan pembangunan KPH dan Perhutanan Sosial,” ungkap Dr. Mujetahid pada sambutannya.

Sebanyak 16 KPH yang ada di Sulawesi Selatan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pameran tersebut.

Hal ini ditandai dengan hadirnya seluruh Kepala KPH di stand pameran masing masing. Bahkan mereka melayani dan menjawab langsung pertanyaan pertanyaan dari pengunjung pameran.

Barang barang yang dipamerkan adalah hasil hutan berupa HHBK dari kelompok Tani Hutan yang berada di wilayah kerja KPH.

Hasil hutan tersebut diantaranya Madu beraneka ragam lebah dan beraneka rasa. Madu madu ini berasal dari lebah Trigona, Dorsata dan Cerana yang tersebar hampir di seluruh KPH.

Selain madu juga terdapat produk lain yaitu kemiri, Kopi, Gelang yang berasal dari Genitri , Jambu mete dan masih banyak produk lainnya yang merupakan hasil dari Kelompok Tani Hutan.

Dalam pameran tersebut juga terlihat stand Dharma Wanita Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Lingkungan hidup.

Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi sulsel, Faisal mengatakan, Pameran ini dimaksudkan selain sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan produk produk dari KTH, juga sebagai ajang kompetisi KPH dalam meningkatkan Produktifitas masyarakat dalam wilayah binaan juga meningkatkan pelayanan masyarakat.

“Kedepannya seluruh KPH diharapkan mampu menjadi UPT penghasil di sektor Kehutanan yang dapat meningkatkan PAD dan dapat membiayai dirinya sendiri,” ucap Faisal.

Faisal juga menerangkan bahwa KPH walau belum didukung dengan anggaran yang memadai dari Kementrian LHK namun pada prakteknya dilapangan semua personil yang menduduki jabatan fungsional tertentu dan struktural bekerja sekuat tenaga bahu membahu demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dengan mengedepankan pengelolaan hutan agar lestari dan berkesinambungan.

“Semua personil yang menduduki jabatan fungsional tertentu dan struktural bekerja sekuat tenaga bahu membahu demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,Tegasnya.

Pada kegiatan ini juga menghadirkan berbagai pemateri terdiri dari Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M. Sc Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementrian LHK, Prof. Dr. Ir. Syamsu Alam, MS merupakan Guru Besar Unhas, Ir. Faisal, M.Si Plt. Kadishut Provinsi Sulsel, Ridwan, S. Hut, M. Sc, mewakili NGO/TAF, Gabriella Lissa Koordinator Pelatihan RERECOFTC, dan Aji Sukmono B. Nurjaman S. Hut, MP Kepala KPH mangunan Djogjakarta.

Selain pameran produk KTH juga diadakan panggung hiburan yang menampilkan presenter Tuming Abu, penyanyi Fandi WD, Dewi dan stand up comedian SakaRibo. (rmt)