PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.GPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovTiga Pegawai Gugur di Papua, Mentan Amran Jamin Sekolah Anak hingga Dapat PekerjaanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.GPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovTiga Pegawai Gugur di Papua, Mentan Amran Jamin Sekolah Anak hingga Dapat Pekerjaan
Makassar

IPCM Meletakkan Lunas Tiga Kapal Pandu Baru

1733
×

IPCM Meletakkan Lunas Tiga Kapal Pandu Baru

Sebarkan artikel ini
IPCM Meletakkan Lunas Tiga Kapal Pandu Baru
PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IDX: IPCM), anak perusahaan Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), secara resmi meletakan lunas untuk 3 kapal pandu baru dengan daya masing-masing minimal 2 x 300 HP Outboard Engine, pada Senin 14 Maret 2022 lalu.

MAKASSAR—PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IDX: IPCM), anak perusahaan Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), secara resmi meletakan lunas untuk 3 kapal pandu baru dengan daya masing-masing minimal 2 x 300 HP Outboard Engine, pada Senin 14 Maret 2022.

Kegiatan peletakan lunas (keel laying) ini menjadi tradisi tersendiri yang menandai dimulainya konstruksi kapal secara formal. Hingga saat ini, progress fisik kapal pandu tersebut telah mencapai 7,91%.

Salah satu yang dilakukan pada Senin lalu adalah tradisi pengelasan pelat ke lambung kapal yang dilambangkan sebagai kesuksesan bagi nakhoda dan awak kapal selama kapal beroperasi.

Bertempat di Hanggar Galangan PT Yasa Wahana Tirta Samudera (YWTS) di Semarang, acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan Kepala KSOP Semarang Dian Lesmana, Perwakilan Dewan Komisaris IPCM Sayed Junaidi Rizaldi, Direktur Armada dan Operasi IPCM M. Iqbal, Direktur Utama PT YWTS Mario Siahaan serta Kepala SBU Marine dan Offshore PT BKI Arief B. Satria dan Kepala Cabang Semarang PT BKI Aprianto Hani W selaku konsultan pengawas.

Direktur Armada dan Operasi IPCM M. Iqbal mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung proses pembangunan tiga kapal pandu ini.

“Ini adalah awal yang baik dan tentu kerja keras seluruh tim sangat dibutuhkan. Keel Laying ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi IPCM dalam program pembangunan kapal baru dan menunjukkan kemajuan perusahaan yang baik hingga saat ini,” kata M. Iqbal.

Kapal pandu ini memiliki desain High Speed Craft dari material aluminium yang telah terbukti baik dalam fungsinya mengangkut pandu ke kapal. Kapal ini dapat menampung hingga 8 orang, dan dapat mencapai kecepatan operasional 18 knot.

Pembangunan tiga kapal ini diharapkan dapat semakin mendukung kelancaran operasional dan perkuatan armada milik IPCM dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa serta ekspansi usaha IPCM ke depan. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com