MAKASSAR—PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyatakan kesiapan menghadapi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah. Puncak pergerakan penumpang diprediksi terjadi pada Kamis, 2 April 2026, dengan jumlah mencapai 27.009 orang di seluruh wilayah operasional Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Sebanyak 20 cabang pelabuhan telah disiapkan secara maksimal guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengatakan persiapan dilakukan jauh hari dengan mengacu pada pengalaman arus mudik tahun sebelumnya.
“Kami telah melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan layanan di seluruh pelabuhan, baik dari sisi operasional, fasilitas terminal, maupun aspek keselamatan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Berdasarkan data historis Angkutan Lebaran 2025, puncak arus balik terjadi pada H+7 dengan 40.197 penumpang. Namun tahun ini diprediksi terjadi lebih awal seiring perubahan pola mobilitas masyarakat.
Sebelumnya, selama periode arus mudik H-15 hingga H-1 (6–20 Maret 2026), Pelindo Regional 4 mencatat 413.953 penumpang atau naik 8,25 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 382.401 penumpang.
Sejumlah pelabuhan mencatat pergerakan tertinggi, di antaranya Pelabuhan Semayang dengan 42.899 penumpang, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sebanyak 31.375 penumpang, serta Pelabuhan Ambon yang mencapai 27.236 penumpang.
Selain itu, Pelabuhan Nusantara Parepare mencatat 24.899 penumpang dan Pelabuhan Ahmad Yani Ternate sebanyak 23.805 penumpang.
Pelabuhan Makassar diproyeksikan tetap menjadi yang tersibuk saat arus balik, disusul Balikpapan dan Ambon. Untuk mendukung kelancaran, Pelindo menambah frekuensi kapal di sejumlah rute utama, seperti Makassar–Parepare, Makassar–Balikpapan, dan Makassar–Ambon.
Berbagai langkah strategis juga disiapkan, mulai dari pengoperasian terminal dengan jam layanan diperpanjang, penguatan koordinasi lintas instansi termasuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), hingga optimalisasi fasilitas dan penambahan personel.
Pelindo Regional 4 memproyeksikan total arus balik mencapai 450 ribu hingga 500 ribu penumpang sepanjang periode 23 Maret hingga 6 April 2026, dengan kesiapan layanan hingga H+15 guna memastikan masyarakat dapat kembali dengan aman dan nyaman. (R077)













