PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT •
News

Irwan Nilai Tingkat Ketaatan Warga Terhadap Perwali 36/2020 Mulai Tinggi

560
×

Irwan Nilai Tingkat Ketaatan Warga Terhadap Perwali 36/2020 Mulai Tinggi

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2020 07 27 at 10.33.42

MAKASSAR, Hari ke-14 penegakan perwali 36 tahun 2020 kembali dilaksanakan pemerintah kota Makassar. Sabtu (25/7), satuan Tim Gabungan TP2C kota Makassar yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Pehubungan, Dinas Perijinan, Dinas Perdaganan, TNI-Polri, serta pemadam kebakaran, melakukan sidak di dua tempat bagian timur kota yakni kawasan Kima Square dan New Dafest.

Di Kima Square, tim gabungan TP2C melakukan pendataan dan Rapid Test pada pemilik, kasir dan beberapa karyawan Cafe dan Tempat Hiburan Malam serta kasir dan beberapa karyawan, yang ada di kawasan tersebut, alhasil semuanya dengan status non reaktif.

Demikian juga di New Dafest pengelola, pengusaha pemilik tenant, serta pengunjung pun hasil tes rapidnya non reaktif.

Kepala Seksi Linmas, Satpol PP Makassar, Irwan menilai, dari hasil pelaksanaan penegakan Perwali gatakan Nomor 36 tahun 2020, hari ke 14 dengan hasil negatif, hal ini menandakan, bahwa masyarakat mulai sadar akan protokol kesehatan dimana cuci tangan dan jaga jarak sudah sangat dipahami.

“Alhamdulillah saat ini tingkat kepahaman masyarakat tentang protokol kesehatan sudah meningkat tinggi,” ujar Irwan yang bertindak selaku koordinator penindakan perwali 36/2020.

Pengelola new Dafest, yang mengaku bernama Akbar, mengatakan, bahwa usaha yang dikelolanya sangat mendukung perwali 36/2020 dan mengharap semua warga bisa mematuhi protokol kesehatan agar kota Makassar cepat terbebas dari pandemi covid19.

Akbar juga berjanji akan segera mengubah pintu masuk sebagaimana dianjurkan Koordinator penindakan TP2C malam ini, yakni hanya tiga pintu masuk.

Sementara itu, Lurah Daya, Nur Alam, mengatakan, bahwa kegiatan di tempat yang menjadi wilayah kerjanya itu, selalu ditanamkan pemahaman pentingnya protokol kesehatan.

“Di wilayah ini, kami dari Tripika kecamatan Biringkanaya sangat perhatikan protokol kesehatan. Tiap hari kami memeriksa usaha yang memiliki kapasitas pengunjung tinggi agar bisa menyesuikan dengan protokol kesehatan agar pandemi covid19 ini bisa segera teratasi,” ujar Nur Alam

“Sekiranya yang sudah ada ini dipertahankan dan untuk new Dafest, saya berharap pintu masuk sebaiknya dibatasi cukup tiga saja, agar bisa mengontrol pengunjung lebih baik,” pungkas Irwan di depan awak media. (*/70n)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com