PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT •
Sulsel

Jumlah Pemilih di Sulsel Naik 5265, Kenapa Bisa?

1065
×

Jumlah Pemilih di Sulsel Naik 5265, Kenapa Bisa?

Sebarkan artikel ini
Jumlah Pemilih di Sulsel Naik 5265
KPU Sulsel melaksanakan Rapat Pleno rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih berkelanjutan (DPB) periode bulan Juni tahun 2021, di Aula KPU Sulawesi Selatan, Rabu (6/7/2021).

MAKASSAR—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Rapat Pleno rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih berkelanjutan (DPB) periode bulan Juni tahun 2021, di Aula KPU Sulawesi Selatan, Rabu (6/7/2021).

Dalam Rapat Pleno tersebut ditetapkan Jumlah Daftar Pemilih berkelanjutan untuk periode bulan Juni Tahun 2021 sebanyak 6.208.693,  yang terdiri dari jumlah pemilih laki laki sebanyak 3.012.243 dan jumlah Pemilih Perempuan sebanyak 3.196.450. Serta  jumlah pemilih disabilitas sebanyak 22.820 pemilih.

Uslimin, Anggota KPU Divisi Data dan Informasi KPU Sulsel menjelaskan, rincian hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk bulan Juni 2021.

“Adapun progresnya untuk bulan Mei jumlah DPB 6.203.428 Pemilih dan untuk periode bulan juni 6.208.693 Pemilih. ada kenaikan sejumlah 5.265 Pemilih.

Dari hasil data tersebut terinci jumlah pemilih sebagai berikut ;

Pemilih baru di bulan Juni sejumlah 8.342 Pemilih adapun perincian jumlah di Kabupaten dan Kota yang mempunyai pemilih baru pada Pemutakhiran data Pemilih berkelanjutan bulan Juni tahun 2021

  1. Kabupaten Sinjai = 1960
  2. Kabupaten Jeneponto = 1420
  3. Kabupaten Luwu = 1164
  4. Kabupaten Pinrang = 1020
  5. Kabupaten Bantaeng = 969
  6. Kabupaten Takalar = 371
  7. Kabupaten Toraja Utara = 318
  8. Kabupaten Soppeng = 262
  9. Kabupaten Enrekang = 157
  10. Kabupaten Luwu Timur = 126
  11. Kabupaten Wajo = 108
  12. Kabupaten Bone = 92
  13. Kabupaten Tana Toraja = 52
  14. Kabupaten Luwu Utara = 52
  15. Kabupaten Pangkep = 51
  16. Kabupaten Barru = 49
  17. Kota Palopo = 48
  18. Kabupaten Bulukumba = 43
  19. Kabupaten Maros = 38
  20. Kota Parepare = 25
  21. Kabupaten Gowa = 14
  22. Kabupaten Sidenreng Rappang = 3
  23. Kabupaten Kepulauan Selayar = 0
  24. Kota Makassar = 0

Pemilih Tidak memenuhi syarat (TMS) di bulan Juni sejumlah 3.077 pemilih. Dari hasil Uraian dan jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) di bulan Juni terdapat 9 (sembilan) Kategori yaitu ;

  1. Meninggal = 1.807
  2. Ganda = 106
  3. Dibawah umur = 0
  4. Pindah domisili = 1.130
  5. Tidak dikenal = 0
  6. TNI = 18
  7. Polri = 16
  8. Hak pilih dicabut = 0
  9. Bukan penduduk setempat = 0

Dan uraian kabupaten dan Kota yang mempunyai Pemilih terbanyak pada hasil Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan di bulan Juni;

  • Makassar = 912.554
  • Bone = 563.035
  • Gowa = 533.897
  • Bulukumba = 321.045
  • Wajo = 288.281

Kabupaten dan Kota yang mempunyai Data Pemilih terbanyak tidak memenuhi syarat pada daftar pemilih berkelanjutan di bulan Juni;

  • Luwu = 605
  • Takalar = 347
  • Makassar = 328
  • Luwu Timur = 250
  • Soppeng = 234

Kabupaten dan Kota yang mempunyai Sebaran pemilih perempuan terbanyak;

  • Makassar = 470.556
  • Bone = 295.773
  • Gowa = 274.667
  • Bulukumba = 167.488
  • Wajo = 152.276

Kabupaten dan Kota yang memiliki Sebaran pemilih laki laki terbanyak;

  • Makassar = 441.988
  • Bone = 267.262
  • Gowa = 259.230
  • Bulukumba = 153.557
  • Wajo = 136.005

Kabupaten dan kota yang mengalami jumlah kenaikan data pemilih;

  • Sinjai = 1.877
  • Jeneponto = 1.318
  • Pinrang = 994
  • Bantaeng = 886
  • Luwu = 559
  • Toraja Utara = 161
  • Enrekang = 122
  • Wajo = 99
  • Soppeng = 28
  • Luwu Utara = 24
  • Takalar = 24
  • Parepare = 21
  • Tana Toraja = 11
  • Maros = 6

Kabupaten dan Kota yang mengalami jumlah penurunan Data pemilih;

  • Makassar = 328
  • Luwu Timur = 124
  • Barru = 112
  • Palopo = 83
  • Bulukumba = 69
  • Gowa = 60
  • Pangkep = 39
  • Selayar = 30
  • Bone = 12
  • Sidrap = 8

“Inilah hasil rincian pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk bulan Juni tahun 2021 di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil dari data tersebut juga berkat kerjasama dengan stakeholder terkait yang selama ini dilakukan mulai tingkat provinsi sampai di kabupaten dan Kota,” ungkapnya.

Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini dilakukan tiap bulan, dimana KPU Kabupaten dan Kota melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan setiap bulannya di masing-masing daerah dan ditetapkan dalam pleno secara berjenjang mulai dari KPU Kabupaten dan Kota sampai penetapan pleno tingkat provinsi. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com