Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Sulsel

Kadis Ketapang Sulsel Sosialisasi Pedoman Umum Penilaian Desa Ketahanan Pangan

458
×

Kadis Ketapang Sulsel Sosialisasi Pedoman Umum Penilaian Desa Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Kadis Ketapang Sulsel Sosialisasi Pedoman Umum Penilaian Desa Ketahanan Pangan
Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel melakukan kegiatan Sosialisasi pedoman umum penilaian Desa Ketahanan Pangan tahun 2024, yang dibuka lansung oleh Kepala Dinas Ketapang Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, di Hotel Maxone Makassar, Rabu (17/7/24). 

MAKASSAR—Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel melakukan kegiatan Sosialisasi pedoman umum penilaian Desa Ketahanan Pangan tahun 2024, yang dibuka lansung oleh Kepala Dinas Ketapang Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, di Hotel Maxone Makassar, Rabu (17/7/24).

Andi Muhammad Arsjad berharap melalui kegiatan sosialisasi ini akan terbentuk suatu kesamaan dan persepsi dalam mengatasi persoalan baik kemiskinan ekstrem, stunting, inflasi maupun lainnya.

“Kita berharap melalui kegiatan Sosialisasi ini, akan terbentuk suatu kesamaan persepsi khususnya tiga elemen penting di daerah yakni Dinas Ketapang dan pertanian, Pemerintah Desa (Pemdes) melalui Dinas PMD dan tidak kalah penting TP PKK,” jelasnya.

“Kenapa kita lakukan ini, karena persoalan kita sekarang, terkait masalah kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan dan gizi termasuk inflasi, tidak bisa terpisahkan dari pemenuhan ketersediaan pangan, oleh karena itu kita mencoba mendorong konsen kita bukan cuma di Provinsi, tapi kita mencoba menjadi konsen bersama didaerah khususnya di desa,” sambungnya.

Menurut, Arsjad, dengan lahirnya Udang-undang Desa yang memperkuat baukan hanya segi pengangaran tetapi masa jabatan Kepala Desa semakin panjang.

“Apalagi sekarang terjadi tranformasi dengan Lahirnyan undang undang desa yang  tidak hanya pengangangaran tapi masa jabatannya kepala desa yang panjang, sehingga penanganan persoalan seperti inflasi bisa ditangani secara terstuktur dan terarah,” terangnya.

Lebih jauh, Kadis Ketapang Sulsel menyebutkan lomba desa ketahanan pangan yang dilakukan menjadi suatu instrumen atau alat mengukur kekuatan ketahanan pangan.

“Jadi lomba desa ketahanan pangan adalah salah satu instrumen atau alat mengukur kekuatan ketahanan pangan dalam mempersiapkan pemamfaatan dan keamanan pangan yang diharapkan dua tahun kdepan tidak ada lagi kemiskinan ekstrem dan Rawan pangan, Insya Allah bisa jadi reflikasi yang bukan cuma ditingkat Kabupaten tapi desa kita harap bisa termasuk kecamatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, juara Lomba Desa Ketahanan Pangan akan mendapatkan hadiah pembinaan.

“Kita beirkan hadiah pembinaan bagi juara lomba desa ketahanan pangan dan sekali lagi persolan kemiskikan, stanting, inflasi menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*/4dv)

Kadis Ketapang Sulsel Sosialisasi Pedoman Umum Penilaian Desa Ketahanan Pangan

Konten dilindungi © Mediasulsel.com
Advertisement
×