Kadis PMD Pastikan Bulan Maret Tak Ada Lagi Keterlambatan Penyaluran Dana Desa
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo.

MAKASSAR—Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, memastikan di bulan Maret 2021 tidak akan terjadi lagi keterlambatan penyaluran dana Desa.

Hal itu disampaikan Ashari saat menanggapi rendahnya penyerapan dana desa tahap I, yang hingga awal bulan Pebruari 2021 baru mencapai Rp. 48,20 Miliar atau sekitar 2 persen, dari total pagu Dana Desa Provinsi Sulsel sebesar Rp. 2,37 Triliun.

Lebih lanjut Ashari menjelaskan, bahwa keterlambatan penyaluran dana desa tersebut pada umumnya disebabkan karena persoalan administrasi serta sanyan banyak daerah yang belum menetapkan APBD Desa.

“Itu karena persoalan administrasi. Selain itu juga, karena banyak daerah yang belum menetapkan APBD desa di mana mengacu pada Peraturan Bupati tentang Dana Desa,” jelas Ashari, Selasa (04/2/2021).

Faktor lain keterlambatan penyaluran lanjut Ashari, disebabkan adanya perubahan sistem pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa, dimana setiap bulannya dilakukan pencairan.

Ashari juga menjelaskan, dari 21 kabupaten di Sulsel, hanya Kabupaten Barru yang tidak mengalami kendala berarti dalam pencairan dana desa. Bahkan pencairannya sudah memasuki pengajuan tahap kedua.

“Kalau sekarang itu Kepala Desa mengajukan setiap bulan untuk BLT dan ini membuat keteteran apalagi penyaluran dilakukan sesuai permintaan yang masuk,” pungkas Ashari. (*)