Kadiskop UKM Sulsel Fasilitasi Business Matching UMKM Di Kota Bursa-Turki
Kadiskop UKM Sulsel Malik Faisal memimpin delegasi UMKM Sulsel dalam kegiatan business matching dengan pengusaha UMKM Kota Bursa-Turki, Senin, 30 Nopember 2021.

MAKASSAR—Kadiskop UKM Sulsel Malik Faisal memimpin delegasi UMKM Sulsel dalam kegiatan business matching dengan pengusaha UMKM Kota Bursa-Turki, Senin, 30 Nopember 2021.

Kegiatan digelar di Gedung Karaman Yerleşke Dernekler dihadiri puluhan pengusaha yang tergabung dalam KOBIAD (Küçük ve Orta Boy İş adamları derneği) atau Asosiasi pengusaha kecil dan menengah kota Bursa. Selain itu hadir pula beberapa pengusaha dari Bangladesh, Azerbaijan, Senegal dan Oman.

Dalam kegiatan ini hadir memberikan sambutan Mehmet Ceyran selaku General Manager Erezcan Group dan Dr. Oğuzhan Karagül selaku Chairman of KOBİAD.

Sambutan selanjutnya dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Malik Faisal dilanjutkan sambutan dri Imam As’ari selaku Konsul Jenderal RI di Istanbul.

Mehmet Ceyran menyambut baik kedatangan UMKM Sulsel ke kota Bursa. Sebagai perwakilan dua negara bersahabat, ada banyak kesamaan Turki dan Indonesia yang saling bersinggungan.

“Kegiatan hari ini perwujudan upaya dua negara meningkatkan kesejahteraan dan persaudaraan melalui pengembangan usaha kecil dan menengah,” katanya.

Adapun ketua KOBIAD, Dr. Oğuzhan menyebutkan peran strategis kota Bursa sebagai lokomotif perekonomian Turki. Dengan prinsip melakukan perdagangan yang jujur dan etis, KOBIAD mengorganizer UMKM untuk lebih maju dan berdaya saing.

“Kegiatan business matching ini sebagai perkenalan dan komunikasi awal untuk hubungan yang baik sesama pengusaha UMKM Bursa-Turki dan Indonesia,” tambahnya.

Imam As’ari selaku Konsul Jenderal RI di Istanbul mengatakan, KJRI terus mendorong UMKM ke pasar internasional. Karena itu KBRI dan KJRI terus mengikutkan UMKM melakukan expo di Turki dan tahun 2021 telah memfasilitasi UMKM sebanyak 5 kali kegiatan ekspo.

Kadiskop UKM Sulsel, Malik Faisal dalam sambutannya mengulas potensi komoditi unggulan dan produk UMKM di Sulawesi Selatan.

Dikatakannya, kehadirannya di Bursa Bersama puluhan UMKM untuk membawa UMKM Sulsel bisa go global dengan membuka peluang pasar melalui negara Turki.

Selanjutnya, Malik Faisal memandu satu persatu UMKM untuk mempresentasikan produknya dihadapan peserta antara lain Asriyani dari lain CV Coconut Internasional Indonesia dengan produk briket, Bahrul ulum mempromosikan produk sukma jahe dan minyak Haramain, Haji Baharudin dari CV Chalodo Chocolate, Tenri Sau dengan produk lulur bugis, Ade Srirahayu dengan dari CV Luhur Abadi berupa produk kopi, dan Hamzah dengan produk kemiri dari CV Aromata Anugrah Sultan. Setelah presentasi peserta mengikuti business matching untuk menjajaki peluang Kerjasama. (*)