PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan Fiskal
Nasional

DBS Salurkan Rp70 Miliar untuk UMKM, Pembiayaan Berkelanjutan Tembus Rp15,6 Triliun

157
×

DBS Salurkan Rp70 Miliar untuk UMKM, Pembiayaan Berkelanjutan Tembus Rp15,6 Triliun

Sebarkan artikel ini
UMKM DBS
Komitmen PT Bank DBS Indonesia dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin terlihat sepanjang 2025.

JAKARTA — Komitmen PT Bank DBS Indonesia dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin terlihat sepanjang 2025. Melalui berbagai program pembiayaan inklusif, bank ini telah menyalurkan pinjaman modal kerja beredar sebesar Rp70 miliar untuk mendukung pengembangan UMKM di Indonesia.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan DBS Indonesia yang juga berhasil mencatat portofolio pembiayaan usaha berkelanjutan sebesar Rp15,6 triliun hingga akhir 2025, meningkat dari Rp14,1 triliun pada tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara dengan 19,1 persen dari total penyaluran kredit bank.

Selain UMKM, DBS Indonesia juga telah menyalurkan lebih dari Rp3,8 triliun kepada masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai mitra pembiayaan. Upaya tersebut turut mendorong capaian Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) sebesar 6,97 persen, melampaui target internal perusahaan.

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami terus memperkuat pembiayaan yang mendukung ekonomi hijau dan inklusif, termasuk membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima mediasulsel.com, Selasa (9/6/2026).

Kinerja keberlanjutan tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis perusahaan. Sepanjang 2025, DBS Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp1,72 triliun, naik 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,49 triliun. Pendapatan bunga bersih juga meningkat menjadi Rp6,13 triliun.

Di luar pembiayaan, DBS Indonesia melalui DBS Foundation turut mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan wirausaha sosial, peningkatan literasi keuangan, hingga ketahanan pangan.

Bagi DBS Indonesia, penguatan UMKM dan inklusi keuangan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com