JAKARTA — Komitmen PT Bank DBS Indonesia dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin terlihat sepanjang 2025. Melalui berbagai program pembiayaan inklusif, bank ini telah menyalurkan pinjaman modal kerja beredar sebesar Rp70 miliar untuk mendukung pengembangan UMKM di Indonesia.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan DBS Indonesia yang juga berhasil mencatat portofolio pembiayaan usaha berkelanjutan sebesar Rp15,6 triliun hingga akhir 2025, meningkat dari Rp14,1 triliun pada tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara dengan 19,1 persen dari total penyaluran kredit bank.
Selain UMKM, DBS Indonesia juga telah menyalurkan lebih dari Rp3,8 triliun kepada masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai mitra pembiayaan. Upaya tersebut turut mendorong capaian Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) sebesar 6,97 persen, melampaui target internal perusahaan.
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami terus memperkuat pembiayaan yang mendukung ekonomi hijau dan inklusif, termasuk membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima mediasulsel.com, Selasa (9/6/2026).
Kinerja keberlanjutan tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis perusahaan. Sepanjang 2025, DBS Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp1,72 triliun, naik 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,49 triliun. Pendapatan bunga bersih juga meningkat menjadi Rp6,13 triliun.
Di luar pembiayaan, DBS Indonesia melalui DBS Foundation turut mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan wirausaha sosial, peningkatan literasi keuangan, hingga ketahanan pangan.
Bagi DBS Indonesia, penguatan UMKM dan inklusi keuangan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat. (Ag4ys)













