Kadispora Sulsel: Renovasi Stadion Mattoanging dapat Dukungan Menpora RI

0
38
Kadispora Sulsel, Andi Arwien Azis. (Foto: Ist)

MAKASSAR – Pemerintah Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel terus mendorong agar rehabilitasi Stadion Mattoanging mendapat dukungan anggaran dari pemerintah Pusat.

Kadispora Sulsel, Andi Arwien Azis mengatakan, pada prinsipnya pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga sangat mendukung dan siap mengakomodir anggaran di tahun 2021.

“APBN 2020 pemerintah pusat sudah ditetapkan termasuk didalamnya pagu operasional maupun lainnya. Sehingga kita tidak bisa berharap banyak untuk tahun ini, tetapi Menpora berjanji siap mengakomodir ditahun 2021,” ungkap Andi Arwien Azis saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel Senin (3/2/2020).

Mantan Kepala BPKD ini menyebutkan, dukungan Menpora untuk mengakomodir anggaran di tahun 2021 sangat besar dengan catatan didukung pula oleh badan anggaran DPR RI.

“Alhamdulilah kami lansung merespon keinginan Menpora dengan menemuhi lansung anggota Banggar DPR dari Fraksi PPP yang kebetulan Daerah Pemilihan Sulsel, Muhammad Aras dan diterima dengan baik,” sebutnya.

Arwin menjelaskan Anggota Banggar fraksi PPP itu kebetulan mendapatkan tugas dari ketua banggar DPR RI untuk menjadi penangung jawab wilayah Indonesia Timur termasuk Sulsel dalam mengawal program strategis yang dibiayai APBN agar tepat sasaran.

“Kebetulan pak Aras ini bertanggung jawab untuk wilayah indonesia timur sehingga sesuai harapan kita bisa dipenuhi,” jelasnya.

Kadispora Sulsel mengaku, polemik antara Pemprov Sulsel dengan YOSS sempat dipertanyakan oleh kemenpora, tapi setelah dijelaskan dan sampaikan sesuai fakta dan data lansung paham.

“Yang pasti setelah saya jelaskan secara fakta dan data Menpora langsung yakin tidak ada masalah dan itu adalah milik pemprov sesuai alas hukum yang dimiliki, apalagi dukungan APBD sebanyak Rp200 miliar untuk tahap awal renovasi sangat besar,” tegasnya.

Andi Arwin menambahkan, Menpora bahkan mendorong agar stadion mattoanging berstandar FIFA agar bisa menjadi tempat pelaksanaan pertandingan baik nasional maupun internasional seperti Piala Dunia tahun 2021.

“Kita didorong agar renovasi Stadion Mattoanging berstandar FIFA agar bisa menjadi veneuw piala dunia U20. Apalagi persyaratannya harus memiliki 6 lapangan sepak bola yang berstandar FIfa, sehingga harapan kita Stadion Mattoanging ada didalamnya,” tutupnya. (*)