MAKASSAR—Kapolsek Bontoala, Kompol Dr. Andi Aris Abu Bakar, SH., MH, memimpin langsung pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok mahasiswa dari GMKI di perempatan jalan Gunung Bawakaraeng dan jalan Gunung Latimojong, Kamis (20/02/2025) sore.
Sebelum aksi dimulai, Kompol Andi Aris memberikan pengarahan kepada seluruh petugas keamanan. Ia menekankan agar petugas melaksanakan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, tidak menggunakan senjata api, serta mengedepankan tindakan preventif, preemtif, dan humanis.
“Pengamanan aksi unjuk rasa harus mengedepankan tindakan preemtif dan menghindari sikap arogansi yang dapat memicu gesekan dengan massa aksi,” tegas Kapolsek dalam arahannya.
Sekitar 30 orang massa aksi yang tergabung dalam unjuk rasa tersebut melakukan orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara. Mereka juga membentangkan spanduk sebagai bentuk protes.
Kompol Andi Aris, yang dikonfirmasi di lokasi, mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini dilakukan oleh sekelompok mahasiswa GMKI Bawakaraeng sebagai bentuk protes atas kinerja pemerintah Presiden Prabowo selama 100 hari kerja yang bertajuk “Indonesia Gelap”.
“Kami sudah koordinasi dengan koordinator lapangan agar melaksanakan aksi dengan tetap menjaga kondusifitas sehingga kegiatan berjalan dengan tertib,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek berharap pengamanan aksi unjuk rasa ini dapat berjalan sebagaimana mestinya dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Tujuan pengamanan ini adalah untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa sehingga berjalan dengan damai dan tertib dalam penyampaian aspirasinya,” tutup Kapolsek. (*)













