MAKASSAR—Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan, membekali ratusan peserta didik baru SMAN 12 Makassar dengan edukasi pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), radikalisme, dan terorisme dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2026).
Ratusan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 mengikuti sosialisasi yang dimulai pukul 08.30 WITA di Aula SMAN 12 Makassar, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala SMAN 12 Makassar Dra. Hj. Ariani beserta jajaran guru dan AIPTU Zulkifli, S.Pd.I. selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Antang.
Di hadapan para siswa, Kompol Semuel To’longan mengajak para pelajar membangun karakter yang berintegritas, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekolah yang aman serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pengaruh paham radikal.
Materi yang diberikan mencakup dasar hukum perlindungan anak, pengertian dan bentuk-bentuk kekerasan di lingkungan sekolah, upaya pencegahan bullying, hingga pemahaman mengenai radikalisme dan terorisme beserta dampaknya terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Para siswa juga mendapat edukasi agar lebih waspada terhadap penyebaran paham radikal, terutama melalui media sosial.
Kapolsek mengingatkan para pelajar agar mampu menyaring informasi, tidak mudah terpengaruh hoaks, serta segera melaporkan kepada guru maupun pihak kepolisian apabila menemukan indikasi tindakan kekerasan ataupun penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Ia juga mengajak para siswa menumbuhkan sikap toleransi, menjaga persatuan, saling menghormati, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif untuk belajar.
Tak hanya itu, para peserta didik diimbau menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun pelanggaran lalu lintas.
Menurutnya, kedisiplinan, akhlak yang baik, serta kepatuhan terhadap aturan sekolah merupakan bekal penting dalam meraih masa depan yang lebih cerah.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti para peserta didik.
Pembekalan pada awal MPLS ini diharapkan memberi pemahaman kepada siswa baru untuk mengenali dan mencegah kekerasan, perundungan, radikalisme, serta terorisme di lingkungan sekolah.
Pada saat yang sama, para pelajar didorong membangun karakter yang cerdas, disiplin, serta menjaga persatuan bangsa. (*)













