Kepala Satpol PP Sulsel Mujiono. (foto: ist)

MAKASSAR – Salah satu tugas dan tanggung jawab Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel adalah mengawal dan mengamankan seluruh aset milik Pemerintah Provinsi Sulsel.

Kepala Satpol PP Sulsel Mujiono menyebut, pihaknya telah banyak aset milik Pemprov Sulsel yang berhasil dieksekusi dan diamankan.

“Diantaranya, tanah depan kantor Gubernur sulsel yang merupakan eks kantor Dinas Perhubungan Makassar yang cukup menyita perhatian masyarakat bahkan sempat terjadi keributan,” jelasnya, Rabu (5/2/2020).

Dijelaskan, kesemuanya bisa dilaksanakan dengan baik dan saat ini dalam tahapan pembangunan kantor Brigade siaga bencana.

Penertiban Aset lainnya yang cukup menyita perhatian adalah Penertiban Stadion Mattoanging di Jl. Mappanyuki, kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso, Makassar.

“Penertiban beberapa waktu lalu yang dilakukan Tim gabungan antara Satpol PP Sulsel bersama unsur TNI/Polri sempat tertunda karena terjadinya keributan, dimana pihak YOSS menghadang pasukan dengan melempari batu dan busur,” ungkapnya.

Seluruh aset milik pemerintah provinsi sulsel harus di amankan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab agar tidak disalah gunakan.

“Tugas kita salah satunya adalah mengamankan seluruh aset milik pemerintah provinsi sulsel,yang selanjutnya akan dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Mujiono.

Dia menyebutkan, khusus untuk Stadion Mattoanging, penertiban pasti akan dilakukan agar renovasi bisa dilakukan, sehingga stadion tampil lebih cantik dan menarik.

“Mattoanging sesuai keinginan Gubernur Sulsel dan masyarakat akan segera di renovasi agar tampil lebih menarik sesuai standar internasional dan mampu menarik pengunjung masyarakat,” sebutnya.

Mujiono menambahkan, jajaran Satpol PP Sulsel senantiasa akan mengembang tugas dengan baik dalam mengawal dan mengamankan setiap aset pemerintah provinsi sulsel.

“Kami akan terus melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik dalam mengawal dan mengamankan setiap aset pemerintah provinsi sulsel,” tutupnya. (*)