Beranda » Pilpres » Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Apresiasi Keputusan Bawaslu RI
Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Apresiasi Keputusan Bawaslu RI
Pasangan Capres Joko Widodo dan Cawapres Ma'ruf Amin bersama koalisi pendukungnya di Jakarta (17/4/2019).
Pilpres

Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Apresiasi Keputusan Bawaslu RI

JAKARTA – Menanggapi hasil putusan Bawaslu yang menolak laporan BPN Prabowo-Sandi soal dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM), Ketua TKN Jokowi-Maruf Abdul Kadir Karding mengapresiasi keputusan Bawaslu.

Menurutnya, bukti yang dilampirkan terkait dugaan kecurangan TSM ini haruslah bukti-bukti yang benar, bukan bukti yang asal-asalan; bisa dipertanggungjawabkan.

Sebagai lembaga independen yang sudah memiliki pengalaman dan integritas, Karding mengatakan bahwa semua pihak sudah sepatutnya mempercayai kinerja Bawaslu tersebut.

“Saya kira Bawaslu merupakan lembaga independen dan sudah memiliki pengalaman yang cukup panjang jadi kita tidak perlu meragukan kinerja mereka”

“Sehingga apa yang diputuskan oleh Bawaslu itu saya kira sudah melalui kajian hukum yang panjang di internal mereka dengan ahli-ahli yang mereka punya dengan integritas yang mereka punya, dan bahwa BPN pasti menyayangkan ya pasti karena memang narasi mereka sejak awal Bawaslu”

“KPU itu seakan-akan dibawah kendali dan dibawah perintah dari pemerintah. Padahal saya kira publik melihat, dan UU menjamin bahwa mereka lembaga independen dan bekerja secara professional,” ujar Karding kepada VOA.

Ketua BPN Djoko Santoso, Sekretaris BPN Hanafi Rais dan Direktur Advokasi BPN Sufmi Dasco Ahmad melaporkan dugaan kecurangan administratif pemilu yang terstruktur-sistematis-dan-masif yang melibatkan pengerahan aparatur sipil negara (ASN) untuk memenangkan paslon 01 Jokowi-Maruf pada 10 Mei 2019 lalu ke Bawaslu.

Ketiganya dipanggil Bawaslu Senin pagi untuk diberitahu tentang penolakan laporan dugaan kecurangan itu. [VOA]