PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta Dihentikan
Makassar

Kominfo Makassar Genjot Profesionalisme OPD Melalui Bimtek Statistik Sektoral Satu Data Indonesia

591
×

Kominfo Makassar Genjot Profesionalisme OPD Melalui Bimtek Statistik Sektoral Satu Data Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kominfo Makassar Genjot Profesionalisme OPD Lewat Bimtek Statistik Sektoral Satu Data Indonesia
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Statistik Sektoral berbasis prinsip Satu Data Indonesia, Senin (27/10/2025) di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar.

MAKASSAR—Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Statistik Sektoral berbasis prinsip Satu Data Indonesia, Senin (27/10/2025) di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar.

Kegiatan bertema “Optimalisasi Pengisian Metadata untuk Penyelenggaraan Statistik Sektoral yang Akurat, Efektif & Terpadu” ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data pemerintah kota.

Kepala Bidang Pengelolaan Data Elektronik dan Statistik Dinas Kominfo Makassar, Suhendra, menegaskan bahwa kualitas data menjadi pondasi penting dalam perumusan kebijakan yang efektif.

“Data yang bernilai bukan hanya sekadar angka di atas kertas. Nilai sejatinya terletak pada bagaimana data itu dikelola, didokumentasikan, dan dimaknai untuk mendukung kebijakan yang tepat,” ujar Suhendra saat membuka kegiatan.

Menurutnya, pengelolaan data yang profesional dan berstandar akan memperkuat dasar kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Prinsip Satu Data Indonesia, lanjutnya, menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola data yang terpadu, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, Kominfo Makassar berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memastikan setiap data yang dihasilkan OPD memiliki nilai, akurasi, dan manfaat bagi pembangunan kota.

Diketahui, Bimtek ini juga menjadi bagian dari upaya penyusunan Buku Metadata Statistik Sektoral Kota Makassar Tahun 2025, sekaligus memenuhi indikator kinerja kunci (IKK) Pemerintah Kota Makassar dalam aspek ketersediaan dan penerapan prinsip Satu Data Indonesia.

Dua narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan turut dihadirkan, yakni Wiena Hardian Pratama dan Daris Azhar.

Wiena menekankan pentingnya keseragaman standar metadata antarinstansi. “Metadata yang lengkap akan memastikan data lebih mudah dibaca, diverifikasi, dan diintegrasikan,” jelasnya.

Sementara Daris Azhar menyoroti pentingnya koordinasi lintas OPD untuk menjaga konsistensi data sektoral. “Sinergi menjadi kunci agar data dari berbagai sektor dapat dipadukan secara efektif,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi diskusi. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga pendampingan teknis langsung terkait penyusunan format metadata sektoral.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, Kominfo Makassar berharap pengelolaan data sektoral di seluruh OPD semakin profesional, akurat, dan selaras dengan semangat Satu Data Indonesia demi pembangunan kota yang lebih terukur dan berbasis bukti. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com