PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • SMPN 2 Sungguminasa Borong Prestasi, English Club dan Pramuka Raih Juara di Berbagai Lomba • AZKO Tawarkan Shower hingga Kloset Hemat Penggunaan Air dan Ramah Lingkungan • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • SMPN 2 Sungguminasa Borong Prestasi, English Club dan Pramuka Raih Juara di Berbagai Lomba • AZKO Tawarkan Shower hingga Kloset Hemat Penggunaan Air dan Ramah Lingkungan • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan •
News

Kondisi Memburuk, Korban Longsor di Soetta Akhirnya Meninggal Dunia

662
×

Kondisi Memburuk, Korban Longsor di Soetta Akhirnya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

TANGERANG –Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri alias Putri (24) salah satu korban lonsor Bandara Soekarno Hatta, dipastikan meninggal dunia pada Selasa, (6/2), sekitar pukul 06.45 WIB, di RS. Mayapada Tanggerang, setelah sebelumnya dilakukan perawatan medis di tempat tersebut.

Berdasarkan pantauan mediasulsel.com di salah satu siaran televisi Swasta yang menayangkan proses evakuasi korban secara langsung, Putri berhasil diselamatkan oleh gabungan tim SAR pada pukul 03.00 WIB, dan selanjutnya dilarikan ke RSUD Kabupaten Tanggerang untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya F Henry Bambang Sulistyo. saat menjawab pertanyaan reporter TV swasta tersebut sesaat setelah Putri berhasil dikeluarkan dari reruntuhan, korban dalam kondisi lemas, namun masih dapat diajak komunikasi, sementara korban lainnya, yang masih berada dalam reruntuhan Mutmainnah, kondisinya jauh lebih baik, dan yang bersangkutan masih terus mampu berkomunikasi dengan baik.

Putri berhasil dikeluarkan dari reruntuhan setelah kurang lebih 9 jam terjebak dalam mobil Honda Brio yang mereka tumpangi yang tertimpa beton yang diperkirakan memiliki berat hingga 20 Ton.

longsor

Usai dikeluarkan dari reruntuhan, Putri dilarikan ke RSUD Kabupaten Tanggerang setelah sebelumnya menerima tindakan medis di lokasi kejadian, namun berdasarkan info yang dihimpun, kondisi putri semakin menurun dan dikarenakan RSUD Kabupaten Tanggerang tidak memiliki peralatan pendukung yang memadai, Putri akhirnya dipindahkan ke RS. Mayapada Kota Tanggerang.

Namun Tuhan berkehendak lain, segala upaya yang dilakukan oleh Tim SAR dan Tim Medis harus berakhir pada pukul 06.45 WIB saat nyawa Putri tak lagi dapat diselamatkan.

Sementara itu teman satu mobil Putri, Mutma’inah (25) berhasil diselamatkan Tim SAR, Selasa (6/2) sekitar pukul 7 pagi, atau setelah 12 jam terjebak dalam mobil yang tertimbun potongan beton dinding konstruksi Underpass Bandara Soekarno Hatta.

Korban yang biasa dipanggil Ina, saat dikeluarkan dari reruntuhan diketahui meski nampak sangat lemas, namun korban masih mampu menggerakkan tangan dan kakinya. Terlihat korban mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan dan paha kanan. Diduga kuat luka itu akibat korban tergencet di dalam mobil.

Setelah memperoleh pertolongan medis pertama oleh dokter dan perawat yang didatangkan ke lokasi kejadian, sekitar pukul 07.30 WIB, Ina langsung dilarikan ke RS. Siloam, untuk memperoleh penanganan yang lebih intensif.

Menurut sejumlah sumber yang layak dipercaya, Ina memasuki IRD RS. Siloam diperkirakan pada jam 08.30 WIB, dan selanjutnya memperoleh penanganan dari sejumlah dokter, diberikan bantuan oksigen dan dilakukan rongen.

Sejauh pengamatan sumber mediasulsel.com yang secara kebetulan berada di RS. Siloam, saat ini kondisi Ina dalam keadaan sadar dan kesehatannya berangsur-angsur stabil. (P4r/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com