PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Biro Humas Pemprov SulselPendidikan

Lies F Nurdin: Siswa CGS harus Jaga Nama Baik Sulsel dan Indonesia

966
×

Lies F Nurdin: Siswa CGS harus Jaga Nama Baik Sulsel dan Indonesia

Sebarkan artikel ini
SMA Celebes Global School

MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan Lies F Nurdin melepas 27 siswa serta staf 4 pengajar SMA Celebes Global School (CGS) Makassar yang akan melakukan studi budaya dan pengembangan bahasa di Australia 27 Juli hingga 14 Agustus mendatang.

Dalam sambutannya, Lies menyampaikan kepada seluruh siswa yang akan berangkat agar menjaga dan membawa nama baik Sulawesi Selatan dan Indonesia di negara yang beribukota di Canberra itu.

“Anak-anakku yang akan berangkat tetap bawa nama baik Sulsel dan Indonesia ke negara orang, selain belajar bahasa, belajar budaya, kalian akan dapat teman internasional,” tutur Lies di hadapan puluhan siswa dan staf pengajar di Aula SMA CGS Makassar, Senin (22/7).

Dalam kesempatan ini, Lies juga membagi pengalamannya semasa mengenyam pendidikan di Kyushu, Jepang. Lulusaan Kyushu International University ini menuturkan penting untuk lebih dahulu belajar adat istiadat dari masyarakat negara yang akan dituju. Apalagi selama masa belajar siswa akan tinggal dengan keluarga angkat.

“Jadi jangan segan bertanya mengenai apa yang tidak boleh dan boleh dilakukan, tetap jaga sopan santun, dan yang lebih utama tetap jalankan ibadah seperti biasa, bawa perlengkapan shalat bagi yang muslim,” kata Lies.

WhatsApp Image 2019 07 22 at 3.28.58 PM

Akademisi yang selalu konsen dengan pendidikan anak ini mengharapkan ada lebih banyak sekolah yang menghubungkan siswa-siswanya dengan dunia internasional untuk membantu mewujudkan perdamaian dunia yang telah dirancang oleh Menteri Luar Negeri Indonesia.

“Saya harap sekolah begini juga bisa tumbuh di daerah-daerah, maunya sih di semua kabupaten, supaya anak-anak kita di kabupaten bisa merasakan pendidikan seperti ini, fasilitasnya juga lengkap, mendukung untuk pelajaran anak-anak,” sebut Lies.

Sementara, Ketua Yayasan SMA CGS Makassar Andi Muhammad Emier Sadiq menyebutkan tujuan utama program pembelajaran antar budaya dan pengembangan bahasa adalah mengembangkan interpersonal skill serta karakter yang lebih disiplin dan mandiri.

“Juga sebagai kesempatan mengenalkan kearifan lokal Indonesia kepada masyarakat internasional,” jelas Emier.

WhatsApp Image 2019 07 22 at 3.28.58 PM1

Emier menyebutkan, program yang digagas bersama Kepala Sekolah CGS Makassar Hamzah Zaidin bersama tim SMA CGS ini telah berjalan selama 5 tahun, dimulai sejak tahun 2015.

“CGS merupakan satu-satunya sekolah di Makassar yang memberi kesempatan dan pengalaman langsung kepada siswa untuk belajar budaya langsung di negara asing,” kata Emier.

Untuk itu, Emier berharap mendapat perhatian khusus dari pemerintah Povinsi untuk memberi beasiswa bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik dan bahasa yang baik namun tak mampu dalam hal biaya.(*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com