MEDIASULSEL.com,- Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulawesi Selatan, Andi Nur Alim, mengutuk pelaku dan mendesam Kapolri untuk segera mengusut dan menangkap pelaku penyerangan dan teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Hal itu disampaikan Andi Nur Alim, terkait adanya aksi teror, siraman air keras ke bagian muka Novel, Selasa (11/4) pagi, ketika penyidik senior KPK pulang menunaikan ibadah sholat subuh di masjid dekat rumahnya, yang diidentifikasi dilakukan oleh dua orang tidak dikenal.
Lebih lanjut Ketua LMPI Sulsel ini menilai, bahwa aksi itu sebagai teror terhadap gerakan pemberantasan korupsi secara keseluruhan dan hal itu harus dikawal bersama.
Sementara itu, Sekretaris LMPI Sulsel, Djaya Jumain, menegaskan apa yang dilakukan pelaku sesungguhnya menjadi tamparan yang dilakukn oleh koruptor terhadap pemerintahan sekarang yang cenderung bermain aman, dan menjadi celah para koruptor semakin ganas dan memperlihatkan kekuatan dalam melemahkan hukum.
LMPI Sul-Sel mendesak pemerintah Jokowi-JK dalam memposisikan dirinya sebagai panglima besar dalam pemberantasan korupsi yang memiliki kekuatan yang besar dalam mengantisipa kekuatan para koruptor.
“Kasus terbesar di depan mata dan sedang berproses sekarang, adalah kasus mega korupsi E -KTP dan melibatkan para elit di negeri ini,” tegas Djaya. (*/464ys)









