BARRU – Kasus gigitan hewan berpotensi menularkan rabies masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai. Untuk meningkatkan pemahaman anak sejak dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi SAFE PAWS (Sayangi Hewan, Interaksi Aman dan Tanggap Ancaman Rabies) di SD Negeri 143 Barru, Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Sabtu (1/8/2026).
Program yang menyasar siswa kelas IV dan V itu dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin. Materi yang diberikan mencakup pengenalan rabies, cara penularan, ciri-ciri hewan yang terinfeksi, hingga pentingnya berinteraksi dengan hewan secara aman.
Tak hanya itu, para siswa juga dibekali pengetahuan mengenai langkah pertolongan pertama apabila mengalami gigitan hewan yang diduga membawa virus rabies. Mahasiswa mengajarkan agar luka segera dicuci menggunakan air mengalir dan sabun selama sekitar 15 menit, kemudian diberi antiseptik sebelum segera melapor kepada orang tua dan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam edukasi tersebut, siswa juga diingatkan agar tidak panik apabila mengalami gigitan hewan. Sebaliknya, mereka diajak memahami pentingnya bertindak cepat serta menghindari kontak dengan hewan liar atau hewan yang menunjukkan perilaku tidak normal dan dicurigai terinfeksi rabies.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan tingginya antusiasme untuk memahami cara mencegah rabies dan menjaga keselamatan saat berinteraksi dengan hewan.
Melalui program SAFE PAWS, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap para siswa mampu menerapkan perilaku aman saat berinteraksi dengan hewan serta menjadi penyampai informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat mengenai bahaya rabies dan langkah pencegahannya.
Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap ancaman rabies di Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.(Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter : Siti Aulya Ramadani (Mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas)













