BARRU – Kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari masih menjadi tantangan bagi sebagian anak usia sekolah. Untuk menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program GASPOL (Gerakan Sikat Gigi Pagi dan Malam) di SDN 53 Barru dan MIN 1 Barru, Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Program yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026 itu diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, M. Xavier Syafwan Al-Firdaus Putra, sebagai upaya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Sebanyak 82 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 30 siswa kelas I hingga III SDN 53 Barru dan 52 siswa kelas I hingga II MIN 1 Barru. Mereka mendapatkan edukasi mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan gigi berlubang, sekaligus praktik langsung teknik menyikat gigi yang benar.
Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Selanjutnya, mahasiswa memberikan penyuluhan menggunakan media presentasi dan model gigi agar materi lebih mudah dipahami anak-anak.
Tak hanya mendengarkan materi, para siswa juga diajak mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar menggunakan sikat dan pasta gigi yang telah disiapkan mahasiswa. Suasana belajar semakin meriah melalui kuis interaktif berhadiah perlengkapan sikat gigi bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar.
Sebagai evaluasi, kegiatan ditutup dengan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi.
Penanggung jawab program, M. Xavier Syafwan Al-Firdaus Putra, mengatakan kebiasaan menjaga kebersihan gigi harus dibentuk sejak usia sekolah agar dapat mencegah berbagai masalah kesehatan gigi di kemudian hari.
“Melalui Program GASPOL, kami ingin menanamkan kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur. Harapannya, anak-anak tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga risiko gigi berlubang dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti penyuluhan, praktik menyikat gigi, hingga kuis edukatif yang disiapkan mahasiswa.
Melalui program GASPOL, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap edukasi tersebut mampu membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan gigi dan mulut. Program ini juga menjadi kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yakni mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera melalui pendekatan promotif dan preventif.(Mp.Ag4ys)
Citizen Reporter: Annisa Adzahirah Syamsuddin (Mahasiswa Kedokteran Unhas)













