SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) membantu Pemerintah Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), meningkatkan kualitas layanan informasi publik melalui pengembangan media sosial desa yang lebih profesional dan informatif.
Program kerja individu bertajuk “Pengembangan Media Sosial Desa Kanie sebagai Sarana Informasi, Promosi, dan Pelayanan Digital Masyarakat” ini diinisiasi oleh Iqlal Pratama Akbar, M.S. sebagai upaya mendukung transformasi digital di tingkat desa.
Melalui program tersebut, mahasiswa melakukan pendampingan dalam penataan identitas visual media sosial Desa Kanie agar lebih konsisten dan mudah dikenali masyarakat. Selain itu, disusun pula template desain, konten informatif mengenai profil desa, potensi wilayah, hingga layanan pemerintahan yang dapat dipublikasikan secara berkelanjutan.
Tak hanya memperbarui tampilan media sosial, mahasiswa juga menyusun panduan pengelolaan konten sebagai acuan bagi admin desa sehingga proses publikasi informasi dapat terus berjalan secara mandiri setelah masa KKN berakhir.
Penanggung jawab program, Iqlal Pratama Akbar, mengatakan pengembangan media sosial desa tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas visual, tetapi juga membangun sistem pengelolaan konten yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Melalui program ini kami tidak hanya memperbaiki tampilan media sosial Desa Kanie, tetapi juga menyiapkan template desain, panduan pengelolaan, dan arsip digital sehingga pemerintah desa dapat terus mengembangkan media sosialnya secara mandiri setelah program KKN selesai,” ujarnya.
Seluruh hasil pengembangan kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa Kanie dalam bentuk template desain, panduan pengelolaan media sosial, serta arsip digital yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan publikasi pada masa mendatang.
Sekretaris Desa Kanie yang juga bertugas sebagai admin media sosial desa menyambut baik program tersebut. Menurutnya, pembaruan yang dilakukan mahasiswa KKN Unhas membuat tampilan media sosial desa menjadi lebih menarik dan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mengikuti informasi yang dipublikasikan.
“Setelah adanya pengembangan media sosial oleh mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, tampilan visual media sosial Desa Kanie menjadi lebih menarik. Kami berharap masyarakat semakin tertarik mengikuti berbagai informasi yang disampaikan melalui media sosial Desa Kanie,” ujarnya.
Ia berharap pengelolaan media sosial Desa Kanie terus dikembangkan secara profesional sehingga mampu menjadi media komunikasi publik yang informatif, edukatif, sekaligus menjadi sarana promosi berbagai potensi desa kepada masyarakat luas.
Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi Pemerintah Desa Kanie dalam memperkuat layanan informasi digital. Dengan identitas visual yang konsisten, konten yang terstruktur, dan sistem pengelolaan yang berkelanjutan, media sosial desa diharapkan mampu menjadi kanal komunikasi yang efektif sekaligus memperkenalkan potensi Desa Kanie kepada khalayak yang lebih luas. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter : Ismail Alrip (Dosen FH Unhas)













