PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Jufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Jufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil Aset
Makassar

Makassar Telah Capai Herd Immnunity, Dinkes Genjot Vaksinasi hingga 100 persen

730
×

Makassar Telah Capai Herd Immnunity, Dinkes Genjot Vaksinasi hingga 100 persen

Sebarkan artikel ini
Vaksinasi
Vaksinasi. (ist)

MAKASSAR—Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin menegaskan, hingga saat ini capaian vaksinasi dikota makassar telah mencapai 75,75 persen atau telah melewati edaran kementerian kesehatan yang sekitar 70 persen.

“Kita ini alhamdulillah capaian Vaksinasi perhari ini telah mencapai 75,75 persen telah melewati edaran kementrian kesehatan untuk pembentukan Herd Immnunity atau kekebalan kelompok yaitu sekitar 70 persen, yang tentu bukan berarti dengan pencapaian itu kita tinggal diam sehingga sampai bulan desember ditarget 100 persen,” ungkapnya, Rabu (17/11/2021).

Nursaidah menyebutkan, salah satu upaya untuk menggenjot capaian vaksinasi dengan melakukan door to door langsung ke rumah warga.

“Mulai hari ini babinsa bersama Puskesmas turun langsung door to door ke masyarakat terkait warga yang tidak mau di vaksin kita berikan edukasi, diantaranya untuk penerima vaksin kategori diatas 50 tahun karena saat ini lansia baru 36 persen kurang lebih 14 persen atau 24 ribu jiwa belum divaksin,” sebutnya.

Ia juga mengaku kendala yang dihadapi untuk kategori lansia hingga capaian vaksinasinya masih kurang karena masih banyak yang takut.

“Kendala untuk lansia biasanya ada dari keluarganya dan diri sendiri, seperti keluarganya masih banyak anaknya tidak mengizinkan di vaksin serta ada yang tidak mau divaksin karena ketakutan makanya kita perlu edukasi terus dan memberikan pemahaman, padahal sebenarnya lansia adalah sasaran kedua setelah tenaga kesehatan (nakes),” terangnya.

Ditambahkan, untuk kasus covid-19 di kota Makassar hingga saat ini terus melandai.

“Kita ini Alhamdulillah sudah melandai tapi kita tidak boleh melonggarkan protokol kesehatan (prokes) apalagi jelang natal dan tahun baru (natru). Dan saat ini dalam satu minggu saja angka kasus covid sekitar 11 orang yang biasanya dulu bisa sampai 700 perhari atau sekitar tiga ribu perminggu, sehingga ini betul-betul terus melandai,” tambahnya.

Ia juga masyarakat untuk tidak lengah dan tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com