PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Gubernur Sulsel Dorong Ekonomi Syariah Tembus Pasar Global, UMKM Jadi Perhatian • Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas • Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Pupuk Subsidi Bone dan Minta Polisi Bongkar Keterlibatan Pihak Lain • ABUJAPI Sulsel Sambangi Rumah Satpam RSUD Maros yang Mundur, Hariman: Jangan menyerah! • 163 Mahasiswa Unhas Ikuti Diklat Ekonomi Islam XVI KSEI FoSEI • Pakar Ekonomi Buka Suara Soal Dampak Rencana Pajak Digital • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Gubernur Sulsel Dorong Ekonomi Syariah Tembus Pasar Global, UMKM Jadi Perhatian • Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas • Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Pupuk Subsidi Bone dan Minta Polisi Bongkar Keterlibatan Pihak Lain • ABUJAPI Sulsel Sambangi Rumah Satpam RSUD Maros yang Mundur, Hariman: Jangan menyerah! • 163 Mahasiswa Unhas Ikuti Diklat Ekonomi Islam XVI KSEI FoSEI • Pakar Ekonomi Buka Suara Soal Dampak Rencana Pajak Digital •
Makassar

Makassar Ubah Format May Day 2026, Buruh Diajak Dialog di Karebosi

128
×

Makassar Ubah Format May Day 2026, Buruh Diajak Dialog di Karebosi

Sebarkan artikel ini
Makassar Ubah Format May Day 2026, Buruh Diajak Dialog di Karebosi
Pemerintah Kota Makassar menyiapkan konsep berbeda dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Aksi jalanan yang identik dengan May Day dialihkan menjadi ruang dialog terbuka antara buruh dan pemerintah di Lapangan Karebosi, 1 Mei mendatang.

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar menyiapkan konsep berbeda dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Aksi jalanan yang identik dengan May Day dialihkan menjadi ruang dialog terbuka antara buruh dan pemerintah di Lapangan Karebosi, 1 Mei mendatang.

Kebijakan ini digagas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, usai menerima audiensi Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia di Balai Kota Makassar. Karebosi dipilih karena dinilai lebih representatif dengan kapasitas hingga 10 ribu peserta dan area parkir yang memadai.

Munafri menegaskan May Day tahun ini tidak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi, tetapi juga forum mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan. Pemerintah ingin membangun komunikasi yang lebih konstruktif antara buruh, pengusaha, dan pemangku kepentingan.

Selain mengurangi potensi kemacetan akibat demonstrasi, konsep terpusat di satu lokasi dinilai mempermudah pengaturan kegiatan serta memberikan kenyamanan bagi peserta.

Pemkot Makassar juga menyiapkan dukungan fasilitas, mulai dari panggung, tenda, hingga koordinasi pengamanan bersama TNI dan Polri agar kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Tak hanya itu, pelaku UMKM turut dilibatkan melalui bazar yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Pemerintah berharap peringatan Hari Buruh tidak hanya menjadi ajang aspirasi, tetapi juga memberi dampak ekonomi.

Ketua Panitia May Day Fest 2026, Delandi Safri Pratama, menyebut konsep festival kolaboratif menjadi terobosan baru tanpa menghilangkan esensi perjuangan buruh.

Sekitar 10 ribu peserta diperkirakan hadir, terdiri dari anggota serikat buruh, mahasiswa, dan masyarakat umum. Meski dikemas dalam suasana festival, isu kesejahteraan pekerja dan outsourcing tetap menjadi fokus utama dialog. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com