MAKASSAR—Masyarakat Kota Makassar sangat antusias menggunakan moda transportasi Teman Bus atau Trans Mamminasa. Rata-rata armada bus yang melintas di jalan nyaris penuh. Meski, saat ini baru satu dari empat koridor yang beroperasi.
Layanan Teman Bus Program Buy The Service (BTS) diresmikan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pada tanggal 13 Oktober 2021 di Center Point Of Indonesia Lego-Lego, Kota Makassar.
Teman Bus melayani masyarakat pada jam operasional 06.00-23.00 Wita dengan jumlah total armada 81 unit bus. Untuk pembayaran, moda transportasi ini hanya menerima pembayaran dengan kartu elektronik. Tapi untuk saat ini masih gratis selama 3 bulan.
Sejak beroperasi pada 14 November Dishub Sulsel mencatat sudah 35.163 orang yang diangkut menggunakan Trans Mamminasata. Dalam sehari, rata-rata penumpang dua ribu orang.
Angka tersebut cukup tinggi mengingat moda transportasi ini belum genap sebulan beroperasi. Jumlah penumpang tertinggi tercatat pada Sabtu, 27 November lalu yaitu 3.004 penumpang.
Teman Bus ini direncanakan memiliki empat koridor yakni Mall Panakkukang – Bandara Sultan Hasanuddin, Terminal Mallengkeri – Kampus Unhas – Metro Tanjung Bunga, Pelabuhan Soekarno Hatta – UIN Samata, dan rute Poltek Ujung Panjang – PIP Salodong.
Namun sejauh ini, Teman Bus baru beroperasi dengan satu koridor saja yaitu Mall Panakkukang – Bandara Hasanuddin, dengan jumlah 18 unit armada. Selanjutnya, koridor baru akan kembali dibuka bulan ini yaitu Poltek Ujung Panjang – PIP Salodong.
“Kita evaluasi dulu koridor ini sampai kita buka, perlahan lahan koridor berikutnya. Rencananya awal Bulan Desember yaitu Koridor Kampus 2 PNUP Moncong Loe-Kampus 2 PIP Salodong,” kata Prayudi.Ungkapnya belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Muhammad Arafah mengaku, teman Bus menjadi salah satu alternatif transportasi masyarakat yang cukup diminati.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dengan hadirnya teman bus ini, Kita harap secara perlahan masyarakat bisa meninggalkan penggunaan kendaraan pribadi sehingga dapat mengurai kemacetan,” ungkapnya. (*)













