PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Makassar

Mulai 13 Agustus 2018 Kampus Unhas Akan Ditetapkan Sebagai Kawasan Tanpa Rokok

916
×

Mulai 13 Agustus 2018 Kampus Unhas Akan Ditetapkan Sebagai Kawasan Tanpa Rokok

Sebarkan artikel ini

Makassar, Terhitung semenjak Senin, 13 Agustus 2018, bersamaan dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) tahun akademik 2018/2019, Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar akan ditetapkan sebagai Kawasan Bebas Rokok (KTR).

Hal itu sebagai mana disampaikan Ketua Tim Task Force Penyusunan Peraturan Rektor Unhas tentang KTR, Prof. Sukri Palutturi, PhD. Minggu (5/8) saat ditemui mediasulsel.com di salah satu warung kopi yang terletak di bilangan pusat bisnis Panakkukang Makassar.

Sekaitan dengan penerapan KTR tersebut, Prof. Sukri mengatakan, bahwa dengan berlakunya KTR di kampus merah tersebut, maka semua orang akan dilarang merokok kecuali di tempat-tempat tertentu yang memang ditetapkan sebagai area merokok (smoking area).

” Dari 15 Fakultas yang ada di Unhas, setiap fakultas akan menyediakan smoking area, kecuali 4 fakultas yang telah terlebih dahulu menjalankan program KTR ini yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi dan Sekolah Pasca Sarjana,” ungkap Prof. Sukri.

Guna memaksimalkan pelaksanaan program KTR tersebut, seluruh Maba sebelum mulai masuk perkuliahan akan diminta untuk membuat surat pernyataan yang turut ditanda tangan orang tuanya, yang salah satu isinya adalah bersedia untuk tidak merokok di kampus.

“Surat pernyataan yang dibuat dan turut ditanda tangani orang tua mahasiswa itu, akan difungsikan ketika suatu saat yang bersangkutan melakukan pelanggaran atas pernyataan tersebut, maka kampus akan mengirimkan teguran kepada yang bersangkutan dengan dilampiri foto copy surat pernyataan tersebut, dan dikirimkan langsung ke alamat orang tua yang bersangkutan,” tegas Prof. Sukri

Selain itu guna melakukan pengawasan terhadap kemungkinan pelanggaran atas penetapan aturan KTR ini, maka masih menurut Prof. Sukri, penguatannya akan dilakukan di tingkat fakultas, dengan melibatkan seluruh komponen dan pemangku kepentingan di setiap fakultas yang ada di Unhas.

“Untuk mensukseskan jalannya program ini, selain membutuhkan kepedulian semua pihak, tidak bisa dipungkiri, ini memang membutuhkan kerja keras dari semua unsur di kampus, bahkan FKM sendiri untuk mewujudkan program KTR sebagai mana yang telah berjalan saat ini, kita membutuhkan waktu hingga sekitar 20 tahun,” pungkas Prof Sukri, yang juga merupakan wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, FKM Unhas. (464ys)

 

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com