PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovTiga Pegawai Gugur di Papua, Mentan Amran Jamin Sekolah Anak hingga Dapat PekerjaanDilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Pergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovTiga Pegawai Gugur di Papua, Mentan Amran Jamin Sekolah Anak hingga Dapat PekerjaanDilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan Kerja
Makassar

Panik Informasi Lockdown Corona di Makassar, Warga Serbu Pasar Cidu Tinumbu

1657
×

Panik Informasi Lockdown Corona di Makassar, Warga Serbu Pasar Cidu Tinumbu

Sebarkan artikel ini
Panik, Informasi Tentang Kota Makassar Esok Warga Serbu Pasar Tjidu Tinumbu
Warga Makassar berbondong-bondong berbelanja di pasar Cidu Tinumbu lantaran panik mendengar informasi lockdown selama tiga hari. Akibatnya terjadi antrian kendaraan diarea tersebut.

MAKASSAR – Ratusan warga berbondong-bondong berbelanja di Pasar Cidu Tinumbu lantaran panik mendengar informasi berhenti beraktivitas total atau lockdown terkait penanganan kasus Virus Corona selama tiga hari mulai 10-12 April 2020.

Berdasarkan pantauan Mediasulsel.com di Pasar Cidu Tinumbu, Kamis malam (9/4/2020), masyarakat berdesak-desakan membeli bahan makanan dan kebutuhan pokok. Akibatnya terjadi kemacetan kendaraan diarea tersebut.

Terlihat warga tidak peduli lagi jaga jarak atau physical distancing karena takut tidak dapat membeli kebutuhan pokok terutama bahan makanan selama tiga hari ke depan.

“Cepat habis ikanku pak karena besok katanya mau lockdown 3 hari,” ujar Iwan salah satu pedagang ikan di pasar tersebut.

Hal senada juga dituturkan Sudirman, pedagang campuran mengatakan, keramaian ini ditimbulkan dari informasi se-Indonesia yang akan lockdown selama tiga hari dari Jumat sampai Minggu.

Daeng Sia, salah seorang warga mengaku mendapat informasi dari media sosial, aktivitas di Makassar akan tutup selama tiga hari.

“Saya mau belanja dulu pak, besok tidak ada pasar buka. Saya dengar informasi dari Facebook dan WA bahwa besok pasar tutup semua tiga hari,” ucapnya.

Hingga berita ini turunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Camat Ujung Tanah dan Polsek Ujung Tanah terkait adanya informasi berhenti beraktivitas total selama tiga hari di Kota Makassar.

Namun, pemerintah saat ini mengambil langkah tegas dengan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com