Paskibraka Putri Berhijab Resmi Akan Gunakan Celana Panjang

Paskibraka Putri Berhijab

JAKARTA – Menteri Sekretariat Negara Pratikno selaku Ketua Nasional Pelaksana Hari-Hari Besar Nasional telah memutuskan anggota Paskibraka putri yang tak berjilbab tetap memakai rok. Sedangkan untuk celana panjang dipakai anggota yang berjilbab.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Setya Utama mengatakan kebijakan tersebut diambil karena anggota Paskibraka Nasional 2019 putri beragam yakni 22 anggota memakai jilbab dan 12 lainnya tidak memakai jilbab.

Ini tidak jauh berbeda dengan para undangan peringatan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2019 yang juga menggunakan baju daerah yang beragam.

“Jadi untuk anggota Paskibraka kita putuskan bagi yang memakai hijab (jilbab) memakai celana panjang dan yang tidak pakai hijab masih memakai rok. Ini penting supaya menjelaskan kebijakan kami,” jelas Setya Utama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/7).

Setya menambahkan kebijakan tersebut juga sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian pada Upacara Kenegaraan dan Acara Resmi yang membolehkan penggunaan rok dan celana panjang bagi perempuan.

Ia juga menyebut usulan tersebut bukan hanya berasal dari pihaknya, namun sudah disepakati dalam rapat koordinasi pelaksanaan pendidikan dan latihan Paskibraka pada 12 Juli 2019 dengan pihak-pihak terkait. [*]

Berita Lainnya

Berita Terkait