Pemdes Balassuka Gowa Larang Warga Keluar Masuk Desa Selama Idul Fitri 1441 H

Citizen Reporter: Ikhwan (Warga Desa Balassuka Gowa)

0
12
Pemdes Balassuka Gowa Larang Warga Keluar Masuk Desa Selama Idul Fitri 1441 H
Desa Balassuka Kecamatan Tombolopao, Gowa, Sulsel. (Foto: Ikhwan/Gowa)

GOWA – Perayaan hari raya Idul Fitri 1441 H dan meluasnya pandemi Covid-19, sejumlah masyarakat baik dari dalam dan luar Desa Balassuka Kecamatan Tombolopao, Gowa lakukan silaturahmi seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Desa Balassuka Abd. Malik, S.Sos,l, MM melarang keras masyarakat keluar masuk Desa Balassuka selama hari raya.

Hal ini bagian dari bentuk ketegasan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Karena ini adalah kondisi darurat, dan puncak resepsi hari raya, maka kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap tidak keluar rumah, kecuali dalam keadaan penting,” ungkap Abd Malik.

Ia menyampaikan, sudah dua bulan terakhir tim gugus lakukan pengawasan. Kami tidak ingin kecolongan hanya dalam satu hari disebabkan karena tidak adanya ketegasan langsung dari pemerintah. Apatah lagi ini momentum hari raya Idul Fitri.

Saat ditemui media, Ahad pagi (24/5/2020). Abd. Malik meminta kepada petugas posko melakukan pengawasan ketat.

Jika tidak mampu diawasi secara maksimal, dan masyarakat masih ngotot keluar masuk, jalan poros desa Balassuka akan ditutup secara total.

Menurutnya, imbauan ini tetap dilaksanakan pada masa resepsi hari raya dan masa-masa pandemi corona, guna menindak lanjuti intruksi berupa himbauan pemerintah pusat dalam rangka memutus mata rantai penuluran virus Covid-19.

Kepada seluruh masyarakat, ia berharap agar masyarakat tidak mudik, memelihara kebersamaan, berta’wun (tolong menolong), menjaga protokol kesehatan.

“Ini sebagai rasa bentuk kasih sayang kita terhadap keluarga dan masyarakat dari jangkitan penuluran virus Corona,” tegasnya. (*)