PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Sulsel

Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Berjalan Objektif dan Transparan

147
×

Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Berjalan Objektif dan Transparan

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Berjalan Objektif dan Transparan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional telah berjalan profesional, objektif, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional telah berjalan profesional, objektif, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Penegasan itu disampaikan menyusul polemik yang berkembang di media sosial terkait tidak terpilihnya salah satu peserta asal Kota Makassar pada seleksi calon Paskibraka tingkat nasional tahun 2026.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Bustanul, menegaskan seleksi dilakukan langsung oleh tim pusat bersama panitia provinsi dengan melibatkan berbagai unsur strategis nasional.

“Seleksi ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi. Yang diseleksi adalah utusan terbaik dari kabupaten dan kota, sedangkan untuk tingkat pusat dilakukan bersama panitia seleksi dari pusat yang hadir langsung saat seleksi provinsi berlangsung,” ujar Bustanul di Makassar, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, tim seleksi terdiri dari unsur Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden yang melakukan penilaian secara langsung terhadap seluruh peserta.

Bustanul menjelaskan, proses penilaian tidak hanya bertumpu pada kemampuan akademik maupun wawasan kebangsaan, tetapi juga mencakup aspek kesamaptaan, keterampilan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, hingga evaluasi menyeluruh dari tim seleksi nasional.

“Di dalamnya ada BPIP Pusat, DPPI Pusat, dan Setmilpres yang menentukan peserta ke tingkat pusat. Saya pastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, objektif, dan transparan,” tegasnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulsel menghormati perhatian publik terhadap proses seleksi tersebut dan siap memberikan penjelasan secara terbuka apabila DPRD Sulsel menggelar rapat dengar pendapat (RDP).

“Kami terbuka terhadap evaluasi maupun klarifikasi agar informasi yang berkembang di masyarakat bisa diluruskan secara objektif,” katanya.

Bustanul juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum memahami seluruh mekanisme dan tahapan seleksi secara utuh.

Meski belum terpilih menjadi wakil Sulawesi Selatan di tingkat nasional, para peserta seleksi tetap memiliki kesempatan untuk bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2026.

Menurutnya, Pemprov Sulsel berkomitmen menjaga proses seleksi Paskibraka tetap menjunjung tinggi nilai objektivitas, integritas, dan semangat persatuan sebagaimana nilai-nilai dasar Pancasila. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com