PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Appi Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel 2026–2031, AHY: Welcome to the Club! • Milad KAHMI ke-60 di Makassar, Aksa Mahmud hingga Tamsil Linrung Serukan Pengabdian untuk Bangsa • TP PKK Makassar Ajak Kader dan Masyarakat Gabung Koperasi Keluarga Sejahtera • Ranperda Pengelolaan Parkir Makassar Lanjut ke Pansus, Soroti Jukir Nakal hingga Kebocoran • Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar, Luncurkan Koperasi PKK • Mengenang Achmad Ubbe, Pakar Hukum dan Pelestari Keris Bugis • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Appi Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel 2026–2031, AHY: Welcome to the Club! • Milad KAHMI ke-60 di Makassar, Aksa Mahmud hingga Tamsil Linrung Serukan Pengabdian untuk Bangsa • TP PKK Makassar Ajak Kader dan Masyarakat Gabung Koperasi Keluarga Sejahtera • Ranperda Pengelolaan Parkir Makassar Lanjut ke Pansus, Soroti Jukir Nakal hingga Kebocoran • Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar, Luncurkan Koperasi PKK • Mengenang Achmad Ubbe, Pakar Hukum dan Pelestari Keris Bugis •
Makassar

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wali Kota Munafri Pimpin Aksi Bersih Kanal Jongaya dan Pasar Pabaeng-Baeng

1133
×

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wali Kota Munafri Pimpin Aksi Bersih Kanal Jongaya dan Pasar Pabaeng-Baeng

Sebarkan artikel ini
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wali Kota Munafri Pimpin Aksi Bersih Kanal Jongaya dan Pasar Pabaeng-Baeng
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di Kanal Jongaya dan Pasar Pabaeng-Baeng, Jumat (13/6/2025).

MAKASSAR—Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di Kanal Jongaya dan Pasar Pabaeng-Baeng, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, serta Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Sulawesi dan Maluku. Turut dilibatkan pula berbagai komunitas lingkungan dan elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan kota.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi titik balik untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin Hari Lingkungan ini menjadi awal dari gerakan yang berkelanjutan. Kesadaran menjaga kebersihan harus lahir dari seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem kebersihan yang berdampak luas bagi seluruh kota.

“Kebersihan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua. Kolaborasi adalah kunci agar Makassar menjadi kota yang sehat dan nyaman untuk dihuni,” tambahnya.

Munafri turut menyinggung persoalan bangunan liar yang berdiri di atas jalur inspeksi kanal. Keberadaan bangunan-bangunan tersebut dinilai menghambat akses kendaraan operasional pembersih kanal.

“Bayangkan saja, kendaraan pembersih tidak bisa masuk karena jalan inspeksi ditutup bangunan liar. Padahal jalan itu milik negara dan tidak boleh didirikan bangunan apa pun,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya ketertiban tata ruang serta menjaga fungsi infrastruktur publik demi kepentingan bersama.

Aksi bersih-bersih ditutup dengan kerja bakti massal, membersihkan sampah dan lumpur dari kanal serta menata kawasan pasar yang menjadi titik aktivitas harian warga.

Wali Kota berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemicu lahirnya gerakan lingkungan yang lebih besar dan terorganisir.

“Hari ini bukan akhir, justru awal dari gerakan yang lebih berdampak dan terstruktur untuk Makassar yang lebih bersih,” pungkasnya. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com