PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031
Sulsel

Perkuat Pengawasan Kapal Penumpang, Karantina Pertanian Makassar Perkenalkan Mobile X-Ray

1406
×

Perkuat Pengawasan Kapal Penumpang, Karantina Pertanian Makassar Perkenalkan Mobile X-Ray

Sebarkan artikel ini
Barantan Makassar
Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir saat melakukan pertemuan pada Senin (8/5/2023).

MAKASSAR—Dalam rangka mendukung percepatan proses pemeriksaan dan pengawasan manifest barang milik penumpang di pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Makassar mengajak PT. Pelni untuk memanfaatkan fasilitas mobile x-ray milik Karantina Pertanian Makassar.

Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir saat melakukan pertemuan dengan Kepala Cabang PT Pelni Makassar menjelaskan, Mesin x-ray milik PT Pelni yang berada pada terminal penumpang hanya dapat mendeteksi barang tentengan milik penumpang kapal laut.

“Sementara barang penumpang yang masuk melalui terminal barang saat ini belum ada alat pemeriksaannya, oleh karena itu kami menawarkan mobile x-ray yang kami punya untuk dimanfaatkan di terminal barang, jadi sebelum barang masuk kapal laut sudah diperiksa oleh mobile x-ray. Ini sangat membantu proses pengawasan petugas karantina,” ujar Lutfie, Senin (8/5/2023).

Perkuat Pengawasan Kapal Penumpang, Karantina Pertanian Makassar Perkenalkan Mobile X-Ray
Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir saat melakukan pertemuan pada Senin (8/5/2023).

Lutfie menjelaskan penawaran kerjasama ini dalam rangka menjalankan arahan Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan), Bambang, agar dalam proses pengawasan lalu lintas media pembawa unit pelaksana teknis lingkup Barantan harus dapat membangun sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait.

Menurut Bambang untuk mencegah masuk dan menyebarnya hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) ke wilayah Sulawesi Selatan, karantina tidak dapat bekerja sendiri, harus melakukan berkolaborasi.

Muhammad Jabir, Kacab PT Pelni Wilayah Makassar beserta jajarannya menyambut baik dan mendukung rencana kerjasama dengan Karantina Pertanian Makassar. Karena pada dasarnya pihak PT Pelni selama ini pun telah mengarahkan para penumpang kapal laut untuk melengkapi dokumen karantina saat membawa komoditas hewan maupun tumbuhan.

Selain membahas mengenai potensi lalu lintas media pembawa yang dilalulintaskan tanpa dokumen, Lutfie juga menyinggung upaya peningkatan akselerasi ekspor komoditas pertanian sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

”PT Pelni akan menyiapkan alat transportasi yang dapat menggangkut komoditas pertanian hasil bumi Sulawesi Selatan agar pelayanan lalulintas kepada masyarakat dapat lebih maksimal. Kami akan segera menyusun perjanjian kerjasama terkait pengawasan lalu lintas media pembawa dan pelayanan kepada pengguna jasa terkait lalu lintas media pembawa baik itu hewan ataupun tumbuhan,” pungkas Jabir. (*/4dv)

Perkuat Pengawasan Kapal Penumpang, Karantina Pertanian Makassar Perkenalkan Mobile X-Ray
Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir saat melakukan pertemuan pada Senin (8/5/2023).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com