Beranda » Makassar » Peserta Pelatihan Satpam Dilatih Menembak
Peserta Pelatihan Satpam Dilatih Menembak
Makassar

Peserta Pelatihan Satpam Dilatih Menembak

"Para manager security harus memahami bagaimana tata cara dan prosedur menembak. Terutama mereka yang bertugas di Hotel, tempat hiburan dan bandara. Juga harus memahami bagaimana membongkar, atau mengunci sejata pendek. Sehingga saat ada senjata pengunjung yang dititipkan dia memahami bagaimana cara mengamankannya,” jelas Triyono.

MAKASSAR – Peserta pelatihan Satpam kualifikasi Gada Utama, yang diselenggarakan PT. Multi Prestasi bekerjasama dengan Mabes Polri sejak tanggal 10 Juli 2019 di Hotel Maxone Makassar, hari ini Minggu (14/7) mendapatkan materi Pelatihan menembak di Lapangan Tembak Mako Brimob Makassar.

Selain dilatih menembak menggunakan senapan pendek jenis HS9 dan senapan laras panjang, 26 peserta yang merupakan pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan Manager Security tersebut, juga diajarkan bagaimana melakukan bongkar pasang pistol jenis HS9.

Menurut Direktur PT. Multi Prestasi, Muh Triyono SE MM, pelatihan ini diberikan untuk membekali para peserta yang mayoritas merupakan manager security tersebut untuk memahami prosedur dan tata cara menembak yang benar serta cara membongkar senjata laras pendek.

“Para manager security harus memahami bagaimana tata cara dan prosedur menembak. Terutama mereka yang bertugas di Hotel, tempat hiburan dan bandara. Juga harus memahami bagaimana membongkar, atau mengunci sejata pendek. Sehingga saat ada senjata pengunjung yang dititipkan dia memahami bagaimana cara mengamankannya,” jelas Triyono.

Sementara itu menurut, salah satu peserta pelatihan yang juga merupakan Komisaris PT. Bathara Global Nusantara, Wawan Kurniawan, dengan latihan menembak dan bongkar pasang senjata, peserta jadi memahami apa yang harus dilakukan, jika ada senjata pengunjung atau tamu yang dititipkan ke security untuk disimpan, saat tamu dalam aktifitas lain.

“Selain latihan menembak ini membuat kita lebih fresh, setelah 4 hari terakhir penat oleh sejumlah materi kelas, kami juga jadi tahu apa yang harus dilakukan jika ada pengunjung yang menitipkan senjata saat yang bersangkutan dalam aktifitas lain sebelum disimpan ke safety box,” terang Wawan.

Pada penghujung kegiatan, instruktur yang berasal dari Den Gegana Brimob Makassar juga menyelenggarakan adu menembak menggunakan senjata laras panjang antar kelompok peserta dalam jarak 10 Meter, dengan sasaran 3 buah balon dengan 3 peluru dalam waktu 10 detik. (464ys)