PT. CMB Gandeng Mabes Polri Gelar Pendidikan Gada Utama Satpam

PT. CMB Gandeng Mabes Polri Gelar Pendidikan Gada Utama Satpam
PT. Cepat Maju Bersama (CMB) sebuah perusahaan Jasa Pengamanan bidang Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Managerial kualifikasi Gada Utama (Gadut) tahap II tahun 2022, bagi Pimpinan atau Manager Satpam di Claro Hotel Makassar, 30 Oktober hingga 4 November 2022.

MAKASSAR—PT. Cepat Maju Bersama (CMB) sebuah perusahaan Jasa Pengamanan bidang Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Managerial kualifikasi Gada Utama (Gadut) tahap II tahun 2022, bagi Pimpinan atau Manager Satpam di Claro Hotel Makassar, 30 Oktober hingga 4 November 2022.

Menurut Direktur Utama PT. CMB, Syukur Sukardi, SE, MM, kegiatan ini merupakan keharusan sebagai mana diamanatkan dalam Perpol No. 4 tahun 2020 bagi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan perusahaan pengguna Satpam dalam meningkatkan kemampuan managerial bagi pengguna satpam maupun pemilik BUJP.

Lebih lanjut Syukur menambahkan, bagi perusahaan jasa pengamanan atau BUJP yang tidak mengikuti pelatihan Gada Utama ini, maka kepadanya akan diberikan sanksi dari Mabes Polri tidak dapat memperpanjang Surat Izin Operasionalnya.

“Ke depan akan ada sanksinya, karena bukan cuma pelatihan ini yang utama, namun masih ada kelanjutannya yaitu kompetensi Gada Utama. Jadi kalo ada perusahaan yang tetap tidak mengikutkan anggotanya dalam pelatihan Gada Utama, pasti tidak akan dapat izin operasional,” jelas Syukur, Senin (31/10/2022).

Sementara itu Kasubdit Kamsa Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol. Linggo Wijanarko, SH, M.Si, dalam sambutannya saat mewakili Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat Korbinmas Mabes Polri mengatakan, saat ini Satpam sebagai profesi. Satpam bukan sebagai petugas jaga malam. Atau petugas jaga gedung.

“Sebagai profesi dia harus memiliki ciri dan identitas sendiri, salah satunya pakaian seragam,” tutur Kombes Pol Linggo.

Berita Lainnya
Lihat Juga:  PKK Sulsel Bersinergi dengan PLN Sulselrabar

Dalam kesempatan tersebut Linggo menambahkan, sebagai profesi Satpam harus memenuhi terlebih dahulu mengikuti pelatihan dan pendidikan kompetensi dari tingkat Gada Pratama, Madya hingga Utama sebagai persyaratan untuk memperoleh Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam.

“Di luar sana banyak kelompok-kelompok yang menggunakan baju seragam Satpam, namun setelah dicek mereka tidak memiliki KTA Satpam. Artinya yang bersangkutan tidak boleh menggunakan pakaian dan atribut Satpam serta tidak boleh mengemban tugas kepolisian terbatas,” tegasnya.

Untuk diketahui Diklat Gada Utama Satpam yang dihelat selama seminggu ini, diikuti oleh 37 orang tenaga Satuan Pengamanan yang berasal dari PT. PLN Persero se-Sulawesi.

Nampak turut hadir dalam acara pembukaan pelatihan tersebut diantaranya, Wadir Binmas Polda Sulsel, AKBP Liliek Tribhawono, Ketua BPD Abujapi Sulsel, Wawan Hendra, Ketua DPD APSI Sulsel, Muh. Triyono beserta sejumlah pimpinan Bada Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang ada di kota Makassar. (70n)

Berita terkait