MAKASSAR—Seorang satuan pengamanan (satpam), Muh Arsyad (29), ditemukan meninggal dunia di pos jaga perusahaan PT Prima Indo Papua, Makassar, pada Senin (27/1/2025) pagi. Jasad Arsyad ditemukan dalam kondisi kaku di pos yang terletak di wilayah Biringkanaya.
Penemuan jenazah Arsyad bermula saat dua rekannya, Marjudin (44) dan Jumasri (52), hendak melakukan pengecekan rutin di pos jaga sekitar pukul 06.58 WITA.
Marjudin melihat uang berserakan di ruang istirahat pos dan memanggil Jumasri. Saat memeriksa lebih lanjut, Jumasri mencoba membangunkan Arsyad dengan menyentuh lengannya, namun mendapati rekannya tersebut sudah dalam kondisi kaku dan diduga telah meninggal dunia.
Merespons laporan penemuan mayat tersebut, tim SPKT dan piket fungsi Polsek Biringkanaya, di bawah pimpinan Pawas Ipda Rustam, segera mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, yakni Marjudin dan Jumasri. Unit Identifikasi Polrestabes Makassar juga diterjunkan untuk melakukan olah TKP lebih detail.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Biringkanaya, Iptu Syuryadi Syamal, membenarkan penemuan jenazah di pos jaga PT Prima Indo Papua.
“Korban teridentifikasi sebagai Muh Arsyad, kelahiran Lengkese, Takalar, pada 24 April 1995. Ia bekerja sebagai satpam di perusahaan tersebut dan beralamat di Lembang Utara, Matompodalle, Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar,” ungkapnya.
Pihak keluarga Arsyad menolak dilakukannya autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.
Jenazah Arsyad kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Takalar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Arsyad. (*)













