MAKASSAR—PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengambil langkah strategis dengan menyiapkan ribuan personel di 71 posko siaga. Langkah ini bertujuan untuk menjaga pasokan listrik tetap andal selama Pilkada Serentak 2024 di wilayah operasionalnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Hasbullah, menyampaikan apresiasinya atas dukungan PLN dalam memastikan kelancaran pesta demokrasi ini. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi PLN, terutama melalui posko siaga yang memastikan kelancaran pasokan listrik di lokasi-lokasi penting, termasuk Kantor KPU dan TPS,” ujarnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menjelaskan bahwa sebanyak 2.317 petugas telah dikerahkan untuk memantau dan mengamankan suplai listrik. Petugas ini dilengkapi dengan peralatan seperti genset, UPS, dan Gardu Bergerak yang siap digunakan di titik-titik vital.
“PLN selalu berkomitmen memberikan pasokan listrik terbaik selama Pilkada. Kami tidak hanya menjaga keandalan listrik, tetapi juga melakukan simulasi sistem pendukung untuk memastikan semua berjalan lancar,” jelas Budiono.
Selama masa siaga Pilkada, dari 24 hingga 30 November 2024, PLN telah mengoperasikan 37 unit UPS, 85 Gardu Bergerak, dan 164 unit genset untuk mendukung stabilitas kelistrikan. Tim juga rutin melakukan monitoring di 50 Kantor KPU, 53 Kantor Bawaslu, dan ratusan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Chaidir, salah satu petugas yang bertugas di lapangan, mengungkapkan bahwa ia bersama timnya bekerja dengan dedikasi penuh selama masa siaga.
“Kami memastikan pasokan listrik aman dengan melakukan pengecekan rutin, bahkan menggunakan motor listrik untuk menjangkau lokasi-lokasi penting seperti TPS,” katanya.
Dengan berbagai upaya ini, PLN UID Sulselrabar berkomitmen penuh mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024 agar proses demokrasi berlangsung tanpa kendala. (*/4dv)













