Beranda » Makassar » Rapat Paripurna DPRD Makassar Tetapkan Ranperda Jadi Perda
Rapat Paripurna DPRD Makassar Tetapkan Ranperda Jadi Perda
Makassar

Rapat Paripurna DPRD Makassar Tetapkan Ranperda Jadi Perda

MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menghadiri Rapat Paripurna ke-5 DPRD Makassar Masa Sidang ke Tiga Tahun 2018/2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Sabtu (20/7/2019).

Agenda rapat ke lima membahas pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD Makassar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemkot Makassar tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2018.

Dalam rapat ini penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Ranperda Makassar dapat diterima oleh delapan fraksi yang ada di DPRD Makassar.

Juru bicara delapan fraksi-fraksi di DPRD yang memaparkan pandangan akhirnya semua fraksi di DPRD menyetujui Ranperda Makassar dengan berbagai pandangan terkait pencapaian yang telah ditorehkan oleh Pemkot Makassar.

Seperti yang diutarakan Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta atas torehan Pemkot Makassar yang telah berhasil meraih Parasamya Purnakarya Nugraha dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Setelah penantian selama 45 tahun akhirnya penghargaan tertinggi Parasamya Purnkarya Nugraha yang dianugerahkan kepada Pj wali kota menunjukkan bahwa Pemkot Makassar berhasil dalam meningkatkan dan memberikan kesejahteraan kepada warganya,” ucap Farouk.

Delapan Fraksi DPRD melalui juru bicaranya yang menyetujui Ranperda Makassar diantaranya, Fahruddin Rusli dari Fraksi PPP, Shinta Mashita Molina dari Fraksi Hanura, Haji Zaenal Beta dari Fraksi PAN, Melanie Mustari dari Fraksi Golkar.

Juga Fatma Wahyuddin Fraksi Demokrat, William dari Fraksi PDI Perjuangan, Mario David dari Fraksi Nasdem, dan Mudzakkir Ali Jamil dari Fraksi PKS.

 

Rapat Paripurna DPRD Makassar Tetapkan Ranperda Jadi Perda

Usai Penandatanganan persetujuan Ranperda Makassar menjadi Perda Makassar, Pj Wali Kota Iqbal mengucapkan apresiasi kepada seluruh jajaran legislatif yang telah menyetujui dan menetapkan Ranperda Makassar.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Badan Musyawarah Dewan sehingga kegiatan pertanggungjawaban Ranperda menjadi Perda bisa diterima,” kata Iqbal.

“Ini akan menjadi catatan bagi kami eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan. Ke depan Pemkot akan semaksimal mungkin menjadi fasilitator pembangunan yang strategis,” pungkasnya. (*)