MAKASSAR- Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses merebut juara di Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) 33 yang digelar secara virtual di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 25-29 November 2020.

Pengumuman yang berlangsung semalam di Yogyakarta secara during dan luring ini, berhasil membuat UNM bergeser satu tingkat ke atas, Sabtu Malam (28/11)

UNM sukses naik peringkat nasional Pimnas tahun ini. Diketahui, UNM sebelumnya tercatat menduduki peringkat 13 nasional Pimnas. Namun, berkat torehannya merebut juara di berbagai kategori Pimnas tahun 2020 ini, kampus pencetak guru ini naik peringkat menjadi peringkat 12 dari 101 perguruan tinggi yang lolos Pimnas.

UNM sukses merebut 4 juara pada kategori poster dan 1 juara pada kategori presentasi dengan rincian 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Ketua Panitia Pimnas 33 UNM, Prof Bakhrani Rauf menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga hari ini untuk membantu peserta PIMNAS.

“Terima kasih kepada bapak Rektor UNM atas dukungan dan motivasinya dan para Pimpinan serta Dosen pembimbing yang selalu mengawal sehingga tim Pimnas UNM dapat meraih prestasi di PIMNAS 33. Terima kasih kepada seluruh tim Pimnas UNM yang telah berjuang hingga kita berhasil naik peringkat tahun ini,” ungkapnya, Minggu (29/11/2020).

Rektor UNM : Prof Husain Syam

Sementara itu, Rektor UNM Prof Husain Syam menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim Pimnas dan berharap prestasi yang dicapai terus ditingkatkan.

“Semoga prestasi yang kita capai hari ini terus ditingkatkan pada gelaran Pimnas yang akan datang. Terima kasih kepada anak-anakku telah bekerja keras membawa nama kampus kita di pentas nasional,” ucapnya.

Dedi Rizaldi sebagai penerima medali Perunggu untuk kategori presentasi mengatakan dirinya sangat cukup atas raihan yang dicapai bersama timnya itu.

“Saya bersama tim, ikut untuk skim Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH), alhamdulillah bisa meraih perunggu, saya sangat bersyukur akan hal itu,” pungkas mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) ini.

Tak hanya itu, bersama timnya dirinya juga berhasil menyumbang medali perak untuk kategori poster. Mantan Ketua Himaprodi PBSI FBS UNM itu meneliti tentang Kontruksi Ideologi dalam Wacana Bernegara Tahanan Teroris dan Strategi Penyebarannya bagi Masyarakat Kelas Bawah.

Diketahui, UNM dalam pemeringkatan nasional Pimnas sukses mengalahkan peringkat beberapa perguran tinggi terbesar di Indonesia, seperti Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Indonesia, Universitas Udayana, dan lain-lain. [*]