PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel •
Biro Humas Pemkot MakassarMakassar

Roundtable Discussion Bahas Lintas Batas Nelayan Indonesia ke Australia

454
×

Roundtable Discussion Bahas Lintas Batas Nelayan Indonesia ke Australia

Sebarkan artikel ini
Roundtable Discussion Bahas Lintas Batas Nelayan Indonesia ke Australia 2

MAKASSAR – Untuk mencegah terjadinya lintas batas perbatasan perairan oleh pencari ikan dari Indonesia sampai ke Australia, Konsulat RI di Kota Darwin, Australia mengadakan roundtable disscussion bertempat di Hotel Ibis, Jalan Dr Sam Ratulangi, Makassar, Senin (13/1/2020).

Roundtable discussion membahas langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mengatasi permasalahan nelayan Bugis-Makassar yang selama ini melintasi batas laut ke wilayah perairan Australia.

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dalam diskusi tersebut mengusulkan dalam menyelesaikan permasalahan perlu adanya pendekatan kerja sama antara keduanya.

“Kalau saya usulkan bukan melalui pendekatan hukum melainkan pendekatan kerja sama antara dua kota seperti sister city supaya apa yang tadinya ilegal bisa menjadi legal,” ucap Iqbal.

Iqbal juga mengatakan untuk nelayan kota Makassar sendiri nantinya akan dibekali dengan pemahaman mengenai hukum laut internasional.

“Kita akan memfasilitasi nelayan-nelayan kita untuk mendapatkan pemahaman tentang hukum laut internasional melalui dinas terkait,” ucapnya.

“Agar mereka paham tidak boleh melanggar batas karena secara kedaulatan negara bertentangan dengan hukum internsional maupun kedaulatan suatu negara,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Eko Rudiyanto yang juga selaku nara sumber mengatakan, diskusi ini mencari solusi agar nelayan Indonesia tidak melintasi batas perairan Australia.

“Kita koordinasi bagaimana mencari solusinya. Nah tadi Pak wali sudah punya usulan akan memberikan pemahaman kepada nelayannya tentang hukum laut internasiomal melalui sosialisasi,” jelasnya.

Roundtable Discussion Bahas Lintas Batas Nelayan Indonesia ke Australia 1

Menurutnya, diskusi yang diadakan ini akan dibawa ke pemerintah Australia untuk mengkaji lebih lanjut terkait kerja sama antara kedua negara supaya bisa kerja sama secara legal. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com