PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan MinumanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan Minuman
Soppeng

Rp764 Miliar Digelontorkan, Andi Sudirman Tancap Gas Pulihkan 54 Ribu Hektare Irigasi di Sulsel

124
×

Rp764 Miliar Digelontorkan, Andi Sudirman Tancap Gas Pulihkan 54 Ribu Hektare Irigasi di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Rp764 Miliar Digelontorkan, Andi Sudirman Tancap Gas Pulihkan 54 Ribu Hektare Irigasi di Sulsel
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengeksekusi proyek besar pemulihan jaringan irigasi senilai Rp764 miliar melalui skema Multiyears Project (MYP) 2026–2027. Program ini ditargetkan menghidupkan kembali sekitar 54 ribu hektare lahan pertanian sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan.

SOPPENG—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengeksekusi proyek besar pemulihan jaringan irigasi senilai Rp764 miliar melalui skema Multiyears Project (MYP) 2026–2027. Program ini ditargetkan menghidupkan kembali sekitar 54 ribu hektare lahan pertanian sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, secara langsung melakukan groundbreaking rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Paket 2 di DI Leworeng, Desa Tottong, Kecamatan Donri-donri, Kabupaten Soppeng, Rabu (8/4/2026). Titik ini menjadi penanda dimulainya proyek strategis di sektor pertanian.

Pada tahap awal di Soppeng, Pemprov Sulsel mengalokasikan sekitar Rp77 miliar untuk merehabilitasi tiga daerah irigasi, yakni DI Leworeng, Latenreng, dan Salobunne yang kondisinya rusak lebih dari 50 persen. Perbaikan ini ditargetkan mengembalikan fungsi irigasi secara optimal.

Jika rampung, proyek di Soppeng diproyeksikan mampu meningkatkan jangkauan layanan hingga lebih dari 3.000 hektare dan menormalkan total sekitar 5.300 hektare sawah teririgasi. Dampaknya, produktivitas pertanian di wilayah tersebut diharapkan kembali meningkat signifikan.

Andi Sudirman menegaskan, pembangunan ini tidak hanya fokus pada rehabilitasi fisik, tetapi juga mencakup operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi agar keberlanjutannya terjaga dan benar-benar dirasakan petani.

“Ini untuk memudahkan petani sekaligus mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Paket 2 MYP mencakup tiga kabupaten, yakni Soppeng, Bone, dan Wajo dengan nilai sekitar Rp268,9 miliar. Sebanyak 13 daerah irigasi menjadi sasaran rehabilitasi dalam paket ini.

Pemerintah berharap proyek yang berlangsung hingga 2027 ini berjalan tepat waktu dan menjadi game changer bagi sektor pertanian Sulsel, khususnya dalam memastikan ketersediaan air irigasi yang stabil bagi petani. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com