PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka •
News

Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya, Tewas di Sungai Jenelata, Gowa

453
×

Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya, Tewas di Sungai Jenelata, Gowa

Sebarkan artikel ini
Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya, Tewas di Sungai Jenelata, Gowa
Seorang perempuan yang diketahui bernama Siang Dg Caya (50) menemukan jazad suami yang dicarinya, Rudi Dg Lanti (52) karena tidak pulang ke rumah, dalam keadaan tak bernyawa di Sungai Je'nelata Dusun Mannyampa Desa Tanah Karaeng, Kec. Manuju, Kab. Gowa Sulawesi Selatan, pada Selasa, (21/9/2021) sekitar pukul 18.30 Wita.

GOWA—Seorang perempuan yang diketahui bernama Siang Dg Caya (50) menemukan jazad suami yang dicarinya, Rudi Dg Lanti (52) karena tidak pulang ke rumah, dalam keadaan tak bernyawa di Sungai Je’nelata Dusun Mannyampa Desa Tanah Karaeng, Kec. Manuju, Kab. Gowa Sulawesi Selatan, pada Selasa, (21/9/2021) sekitar pukul 18.30 Wita.

Setelah mendengarkan informasi penemuan mayat tersebut, selanjutnya Polisi mendatangi TKP. namun saat anggota Polisi tiba di TKP jasad korban sudah dievakuasi pihak keluarga ke rumah duka.

Menurut keterangan Siang Dg Caya bahwa pada pukul 15.50 Wita setelah korban sholat Ashar di Mesjid, korban pergi mengumpulkan batu kali di Sungai Je’nelata yang terletak di belakang rumahnya untuk dijual sebagai penghasilan tambahan guna menunjang kehidupan sehari-hari.

Karena korban tidak pulang ke rumah, lalu sang istri mencari di sekitar rumah namun tak ditemukan akhirnya mencari di pinggiran sungai kemudian menemukan korban sudah meninggal dunia di TKP dalam keadaan telanjang dan terlentang dipinggir kali.

Korban yang menurut pengakuan sang istri sering pinsan secara tiba-tiba, meninggal dunia diduga pinsan lalu terjatuh ke belakang saat akan mandi usai bekerja mengumpulkan batu kali.

Setelah korban ditemukan lalu istri korban memberitahukan kejadian kepada pihak keluarga dan tetangganya kemudian bersama sama mengevakuasi korban kerumah duka.

Menurut Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan, berdasarkan pengamatan pihak kepolisian pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.

Atas kejadian ini lanjut Tambunan, pihak kepolisian melakukan komunikasi dengan pihak keluarga guna mengusut latar belakang kematian korban.

Dari hasil koordinasi tersebut kemudian pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian sebagai musibah. (*/70n)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com