PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
Dunia

Serangan Bom Tewaskan 4 Tentara, 5 Muslim Syiah di Pakistan

540
×

Serangan Bom Tewaskan 4 Tentara, 5 Muslim Syiah di Pakistan

Sebarkan artikel ini
Serangan Bom Tewaskan 4 Tentara, 5 Muslim Syiah di Pakistan
ARSIP - Seorang serdadu AD Pakistan bersiaga di terminal perbatasan Ghulan Khan, sebuah kota di Waziristan Utara, di perbatasan Pakistan dan Afghanistan, 27 Januari 2019 (foto: Farooq Naeem/AFP)

ISLAMABAD – Pihak berwenang Pakistan mengatakan serangan bom pinggir jalan hari Jumat di dekat perbatasan Afghanistan menewaskan sedikitnya 4 tentara dan melukai empat lainnya.

Sementara dua serangan bom terpisah di wilayah barat daya negara itu menewaskan 5 anggota komunitas Muslim minoritas Syiah.

Juru bicara militer mengatakan, konvoi pasukan keamanan sedang melakukan perjalanan melalui daerah Kharkamar di distrik Waziristan Utara yang terpencil ketika dihantam bom rakitan yang ditanam di jalan itu oleh teroris.

Seorang letnan kolonel, seorang mayor dan seorang kapten termasuk di antara yang tewas.

Militer mencatat serangan itu terjadi di daerah di mana pasukan keamanan telah “melakukan operasi pencarian dan penangkapan beberapa fasilitator” serangan teroris baru-baru ini di distrik Waziristan.

Ditambahkan, peningkatan kekerasan dalam bulan lalu menewaskan sedikitnya 10 tentara dan melukai 35 lainnya.

Sementara itu, pejabat-pejabat di provinsi Baluchistan hari Jumat mengatakan dua ledakan bom terpisah menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai lebih dari 12 lainnya.

Para korban adalah anggota komunitas minoritas Muslim Syiah Pakistan. Kelompok etnis Baluch dan militan yang terkait Taliban Pakistan yang dilarang, serta ISIS, aktif di provinsi tersebut. Belum ada klaim tanggung jawa atas kedua serangan. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com